Category: Personal Notes
-

Sopan Santun, Hari Gini?
Di kota Jogja ini dulu saya belajar: mematikan mesin motor, kalau perlu turun dari motor, membuka helm dan baru bertanya mengenai arah kepada warga setempat yang tak berkendara, saat saya tersesat. Di sini pula saya belajar turun dari mobil untuk bertanya kepada orang di pinggir jalan dan bukannya teriak dari…
-

Kelatahan ‘panik massa’ & revolusi mental
Dalam sebuah simulasi analisis sosial tampak bahwa kelompok tertindas memiliki solidaritas yang relatif lebih tinggi dalam upaya mengubah nasib mereka. Kelompok penindas cenderung status quo dan kelompok menengahnya melihat-lihat mana yang lebih menguntungkan mereka. Secara teoretis, sebetulnya ketiga kelompok itu ya sama-sama “cari untung tolak rugi”. Hanya saja, yang tertindas…
-

Rasionalitas Permainan & Model Demokrasi
Realitas politik dalam masyarakat yang sangat plural bisa dilihat sebagai permainan zero-sum atau sebagai perang habis-habisan. Jika mental kesatuan bangsa sudah jadi dan tidak ada gap yang sangat mencolok, tentu zero-sum game lebih menarik diterapkan. Akan tetapi, jika ada elemen bangsa yang punya haluan ekstrem (fundamentalis misalnya) bermain di situ,…
-

Untung kagak ngebut…
Saya merasa diri sebagai orang Jawa yang masih bisa bilang ‘untung’ dalam menanggung kesialan! Saya teringat candaan seorang guru yang selalu diingatkan teman supaya kalau berjalan kaki di jalan raya itu minggir seminggir-minggirnya. Ia selalu berkilah bahwa ia sudah minggir, tidak melewati marka jalan sebagai batas jalur kendaraan. Sering digoda…
-

Something more
Saya gagal memotret seorang anak SD di Bedugul, Bali, yang berjalan kaki sendirian dan di tengah perjalanannya dia berhenti sejenak di depan pura kecil di pinggir jalan. Ia membungkuk sebentar, memejamkan mata, tangan mengatup, lalu membungkuk lagi dan kemudian melanjutkan perjalanannya ke sekolah. Entah apa yang ada di benaknya, bisa…

You must be logged in to post a comment.