Category: Personal Notes
-

Jangan Memilih Jokowi karena Kill the DJ
Originally posted on Kill the Blog: Akhir-akhir ini banyak pertanyaan dari penggemar melalui twitter dan facebook, “kenapa mendukung Jokowi?”. Sebagian juga kecewa karena aku dianggap menjadi tim sukses Jokowi, apalagi dengan membuat lagu khusus “Bersatu Padu Pilih No.2”. Kebanyakan penggemar berharap bahwa sebagai musisi atau seniman, seharusnya aku netral. Tentu…
-

Insomnia: Ada Kalanya Orang Perlu Mundur
Dua belas tahun lalu muncul sebuah film naskah Christopher Nolan yang menyodorkan dua aktor kawakan Al Pacino dan Robin Williams. Judulnya Insomnia. Ceritanya sangat sederhana. Seorang polisi detektif Los Angeles, Will Dormer (diperankan oleh Al Pacino), dikirim ke Nightmute, wilayah Alaska, untuk menyelidiki kasus pembunuhan. Pada saat penyelidikan itulah terjadi…
-

Keluarga Vital: Alternatif (3)
Adalah Luce Irigaray, seorang feminis Perancis, psikoanalis dan filsuf, yang berbeda dari feminis lainnya, mempertahankan lembaga modern: agama. Menurut Irigaray, agama gak isa disingkirkan, tetapi harus ditransformasi (Ward, 1998). Pernyataan ini bisa diberlakukan juga bagi keluarga modern karena secara psikologis, agamalah yang berpengaruh kuat dalam tradisi modern sebagai landasan hati…
-

Keluarga: Hancurnya Modernisme? (2)
Dua paradigma keluarga (modern dan posmodern) gak perlu dihubungkan secara zero-sum (saling meniadakan, mengalahkan), seolah yang muncul terakhir menghilangkan karakteristik paradigma terdahulu. ‘Modernisme dan posmodernisme’ bukanlah konsep waktu, melainkan ketegangan posisi filosofis (Ward, 1998). Selain itu, pada kenyataannya posmodernisme, sekurang-kurangnya secara eksplisit, gak menentang adanya keluarga inti. Posmodernisme hanya mengkritik…
-

Marriage: Why?
Sekitar lima puluh tahun lalu, majalah TIME serius mempersoalkan hidup berkeluarga: are we the last generation to marry? Nadanya pesimis dan seperti memberontak pada institusi tertua dalam sejarah manusia, yaitu keluarga (nuclear family). Generasi paruh abad XX meninggalkan standar relasi seksual modern. One-night stands, seks tanpa komitmen, menjadi pola hidup…
-

In the name of violence
Sudah kerap kita dengar berita sekelompok orang melakukan kekerasan atas nama agama, atas nama Tuhan, atas nama kebenaran, atas nama cinta, dan sebagainya. Tindakan seperti ini mendapat celaan karena konon gak ada agama yang mengajarkan kekerasan, gak mungkin Tuhan mengajak umat-Nya untuk membunuh sesama. Untuk perkara ini, saya cuma bisa bilang…
You must be logged in to post a comment.