Collect moments, not things.
-

Menyenangkan
Dari premis deskriptif hanya dapat diperoleh kesimpulan deskriptif. Misalnya, premis mayornya berbunyi “semua yang dirawat di Rumah Sakit Jiwa adalah orang gila”. Premis minornya berbunyi “Giblig dirawat di Rumah Sakit Jiwa”. Jadi, kesimpulannya juga deskriptif: Giblig adalah orang gila. Kalau kesimpulannya normatif (misalnya: memang seharusnya Giblig dirawat di Rumah Sakit Jiwa), berarti logikanya ngawur. Logika… Read more
-

Konektor
Secara teoretis, tujuan hidup orang beriman itu sederhana banget: hidup bersama Dia dan mewartakan kebersamaan itu dalam relasinya dengan panci, cangkir, komputer, meja-kursi, ikan, tanaman hias, adik-kakak, (mantan) pacar, suami, istri, mertua, anak-anak, tetangga, Pak RT, dan seterusnya. Sesederhana itu, apa pun status sosial, jabatan atau kedudukannya. Orang boleh saja bercita-cita dan sekuat tenaga berusaha… Read more
-

Kenalan
Sepertinya saya pernah bilang bahwa Guru dari Nazareth adalah provokator juga. Bacaan hari-hari ini memang menyajikan konflik antara beliau dan para tokoh agama dan politik; kalau empat konflik sebelumnya provokatornya adalah para lawan Guru dari Nazareth, konflik terakhir ini diprovokasi oleh beliau sendiri. Ini masih berkenaan dengan hari Sabat, saat orang tak boleh bekerja (Kel… Read more
-

Makna
Sewaktu SMP, saya punya beberapa teman yang berkomitmen untuk menyisihkan uang sangu setiap hari dan pada saatnya kami akan jajan bareng di Blok S. Teman saya beragama Katolik, Hindu, dan Islam. Pada bulan puasa Ramadan, iuran bersifat fakultatif, demikian juga jajannya. Kalau diputuskan jajan sepulang sekolah, kami mengerti bahwa teman yang muslim tidak ikut makan… Read more


