Tag: Tahun rahmat Tuhan

  • Tuhan Yang Membalas

    Tuhan Yang Membalas

    Kapan penista agama, pemerkosa Kitab Suci mendapat legitimasinya? Ketika ia membawa paham Allah yang merangkul hidup segala makhluk. Mendapat legitimasi tidak selalu berarti bisa diterima oleh segala makhluk, tentu saja. Presiden yang sah berkuasa pun bisa saja diserang oleh rakyatnya sendiri, yang mungkin tidak memilihnya sewaktu pilpres dan hendak memaksakan…

  • Gak Butuh Nabi

    Gak Butuh Nabi

    Cobalah katakan “Tak ada nabi yang dihargai di tempat asalnya” kepada orang-orang di sekeliling kita dan perhatikan reaksi mereka. Apakah mereka marah karena perkataan itu? Saya kira tidak, karena perkataan itu memuat kebenaran dan kita bukan nabi yang dimaksudkan dalam kalimat itu. Kalaupun kita memang nabi itu, kemungkinan besar mereka…

  • Yang Mulia Betulan

    Yang Mulia Betulan

    Di Kapel Sistina, Vatikan, 8 Desember 1854, Paus Pius IX mengumumkan dogma Perawan Maria dikandung tanpa noda (dosa asal). Kurang lebih dikatakan bahwa dengan rahmat unik dan hak istimewa dari Allah, atas jasa Kristus, Perawan Maria dibebaskan dari segala noda dosa asal saat dikandung (ibunya). Dogma tak perlu diperdebatkan, orang…

  • Pernah Lumpuh?

    Pernah Lumpuh?

    Sewaktu kecil saya pernah menangis karena syaraf motorik saya tak bisa mengeksekusi perintah otak sehingga bahkan mengambil nasi dengan sendok pun saya tak mampu. Bagaimana jika kelumpuhan itu menyerang seluruh fungsi tubuh ya? Menangis pun mungkin tak bisa kalau tidak kelilipen! Kelumpuhan, kalau boleh disebut sebagai sebuah ujian, barangkali merupakan…

  • Mau Jadi Bebek?

    Mau Jadi Bebek?

    Bacaan pertama dan kedua tampaknya bisa dilihat sebagai gambaran sosok pribadi yang menginginkan kualitas tertentu seperti yang dimiliki orang lain. Motifnya memang berbeda, tetapi sama-sama gagal paham. Miriam dan Harun berpikir maju: masak iya Tuhan bicara cuma melalui Musa? Ia pasti bisa dong mewahyukan Diri lewat kita, bahkan kelak orang…

  • Agama Komunis

    Agama Komunis

    Konon di Cina para koruptor dihukum mati, kalau ketahuan. Di Indonesia kebijakan itu tidak dibuat, mungkin karena sudah tak ada cukup lahan untuk menguburkan mereka. Terlepas dari polemik soal hukuman mati, sistem yang dijalani di Cina itu mungkin memang dimaksudkan supaya kesejahteraan umum tidak dirongrong oleh oknum-oknum serakah. Ada cara…