Kitab Fiksi Suci

Konon, Kyai Haji Ahmad Dahlan mengajar santrinya dengan resitasi Kitab yang menyinggung soal penista atau pendusta agama. Maaf, saya tak menguasai teksnya sendiri, tetapi kira-kira ayat itu mendeskripsikan pertanyaan Tuhan mengenai siapa yang sesungguhnya adalah pendusta agama: (1) yang menghardik, membentak anak yatim (piatu), (2) yang tidak memberi makan mereka yang membutuhkan makan, dan (3) yang berdoa atau beribadat untuk show off

Sang Kyai terus meminta santrinya membaca ayat Surat al-Ma’un tersebut dari hari ke hari. Tentu saja, ada santri yang bertanya-tanya mengapa dari hari ke hari mereka cuma membaca ayat tersebut lagi dan lagi, seakan-akan Kyai hendak mengajarkan ayat itu saja, tidak move on. Anda pasti tak tahu apa jawaban Kyai Haji Ahmad Dahlan, bukan? Saya juga tidak, tetapi katanya nih, beliau balik bertanya begini. “Siapa dari kalian yang hari ini memberi perhatian kepada anak yatim? Berapa anak yatim yang kalian beri tumpangan?”
Para santri terdiam, tak ada yang menjawab.
“Siapa di antara kalian yang hari ini memberi makan kepada mereka yang membutuhkan asupan makan? Berapa orang yang kalian beri makan?”
Sama saja, para santri terdiam, tak ada yang menjawab.
“Aku tidak akan melanjutkan diskusi sampai kalian sudah melakukan perintah yang terkandung dalam ayat ini.”

Dari situ ketahuan betapa tidak mudahnya merealisasikan firman Allah, tetapi kalau firman Allah itu terealisasi dalam hidup manusia, bahkan kitab fiktif pun bisa jadi suci. Sebaliknya, para pendusta agama menista Kitab Suci sehingga jadi fiktif sekalipun mengklaim diri membela agama atau menjaga kehormatan Kitab Suci. Tapi sudahlah, tak usah dilanjutkan, wong saya juga gak minat berpolemik; yang penting dua periode #loh. Pokoknya panggilan hidup umat beriman ialah merealisasikan firman Allah itu sehingga hidup jadi suci.

Ya Allah, mohon keteguhan hati untuk menyatakan sabda-Mu dalam hidup konkret kami. Amin.


HARI KAMIS PASKA II
12 April 2018

Kis 5,27-33
Yoh 3,31-36

Posting 2017: Hati Berbunga Tabur
Posting 2016: IGD Ini Genitnya Dewan

Posting 2015: Taat kepada Allah Mah Gampang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s