Puasa Kampanye

Kalau nanti Jokowi menang dalam pilpres, itu pasti karena lawannya sungguh menghayati masa pantang dan puasa yang dimulai hari ini sampai 19 April 2019. Soalnya, salah satu kriteria amal dan puasa yang disodorkan dalam teks bacaan hari ini ialah dihapuskannya pencitraan. Padahal, satu-satunya modal yang dimiliki lawan Jokowi untuk kampanye justru adalah pencitraan itu. Tanpa pencitraan, bagaimana mungkin rakyat Indonesia bisa tahu baiknya lawan Jokowi ini? Jokowi sebagai petahana enak sekali karena dari dulu sudah terbiasa bagi-bagi sembako atau bagi-bagi lahan. Jadi, kalau dia terus berbagi sembako dan lahan pun, tindakannya tak bisa disebut pencitraan. Akan tetapi, kalau itu tetap disebut pencitraan dan dia mesti menghentikannya, citranya sudah terbangun dalam beberapa tahun terakhir ini.

Sedangkan lawannya? Mau tidak mau mesti bikin pencitraan dong supaya warga NKRI tahu capres lawan Jokowi pantas diperhitungkan. Tanpa pencitraan, pasti dia kalah. Maka, kalau sampai lawan Jokowi kalah, itu bukan karena kecurangan pemilu, melainkan karena lawan Jokowi sungguh menghayati masa pantang dan puasa! 😂😂😂 Kowe ki ngomyang apa tah, Ma? Logika ancur gitu.
Ya sudah, tak usah pakai logika ancur

Dapat Anda bayangkan seekor kucing kelaparan di restoran dan setiap kali ribut mencoba mendapatkan tulang ikan atau makanan lainnya. Bisakah kucing ini membuat pencitraan di saat sangat kelaparan dengan pasang muka manis dan tidak ribut ke sana kemari mencari makanan? Saya kesulitan membayangkannya.
Di rumah saya ada anjing yang rupanya bisa bikin pencitraan. Setiap kali saya beri tulang, dia tak pernah mau memakannya, malah terkesan ogah-ogahan melihat makanannya. Sudah saya sodorkan ke moncongnya pun, ia tetap tidak mau memakannya. Baru setelah saya masuk ke dalam, saya lihat dari balik jendela, dengan lahapnya dia menyantap makanannya! Pancen asu tenan og, jangan-jangan dia belajar ja’im dari tuan-tuannya di rumah.

Apakah orang berpantang dan puasa itu ja’im atau pencitraan?
Saya kira kok tidak ya, atau lebih tepatnya, jika orang sungguh berpantang dan puasa seturut semangat dasar yang benar, ia tidak sedang melakukan pencitraan. Lain soalnya jika orang beragama secara legalistik, seluruh perilaku religiusnya hanya jadi pencitraan. Orang ja’im punya tujuan akhir gambaran dirinya di hadapan orang lain. Tujuan akhir orang yang berpantang dan puasa adalah gambaran dirinya di hadapan Allah. 

Itu mengapa Guru dari Nazareth memberi wejangan supaya jika orang berpuasa, ia tidak pasang muka kelaparan, karena kalau ia pasang muka kelaparan, ujung-ujungnya orang lain tahu bahwa dia lapar karena berpuasa. Itu juga mengapa Guru dari Nazareth berpesan supaya jika orang beramal kasih, ia melakukannya dalam senyap, karena kalau tidak, pujian atau popularitas tak terhindarkan dan orang bisa jatuh dalam pencarian gambaran diri di hadapan orang lain (baca: agama), lebih daripada gambaran diri di hadapan Allah.

Oleh karena itu, orang tidak perlu puasa kampanye. Malah harus semakin intensif berkampanye, seturut semangat puasa dan pantang: bukan membangun gambaran diri penuh pencitraan, melainkan membangun gambaran diri terbaik di hadapan Allah.

Ya Allah, mohon rahmat kebijaksanaan-Mu supaya kami semakin mengerti gambaran diri sejati di hadapan-Mu. Amin. 


HARI RABU ABU
6 Maret 2019

Yl 2,12-18
2Kor 5,20-6,2
Mat 6,1-6.16-18

Posting 2018: Puasa dari Valentine
Posting 2017: Come Back to Me

Posting 2016: Tobat, Bos!
 

Posting
2015: Grow up, Brow!

Posting 2014: Solidarity with The Father

3 replies

  1. Halo romo..

    Video na keren man.tul 👍
    mengingatkan saya pada pesan, yg sekarang bersliweran di grup WA dan IG,

    ” Puasa mengeluarkan kata-kata yang menyerang dan ubahlah dengan kata-kata yang manis dan lembut” (rekomendasi puasa yg baik dari Paus Fransiskus, 2018)

    Hehehehe🙂

    Berkah Dalem

    Like

  2. Hehehehe.. ada beberapa pesan dari paus tentang puasa, setelah coba tak cocokin sana sini trnyata itu pesan tahun 2018 😁😁😁

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s