Collect moments, not things.
-

Up and Down
Akhir tahun hanyalah kategori pikiran orang untuk memahami kenyataan dan menata hidupnya, sebagaimana akhir FPI¹ bisa jadi hanya awal FPI², FPI³ dan seterusnya. Yang penting bukan kategori waktu, entah akhir atau awal, atau pangkatnya, melainkan substansinya. Nah, sejujurnya, saya tidak mengerti apa itu substansi, atau mungkin lebih tepatnya, saya tidak mengerti bagaimana menjelaskannya. Akan tetapi,… Read more
-

Harapan Janda
Pernahkah Anda menikah pada umur belasan tahun dan hidup bersama pasangan Anda selama tujuh tahun, lalu pasangan Anda meninggal dunia dan Anda menjanda atau menduda selama 60 tahun? Pasti belum pernah dong! Saya tidak akan pernah, bahkan kalau Allah memberi saya umur 110 tahun! Teks bacaan hari ini menampilkan sosok perempuan 84 tahun yang menjanda selama… Read more
-

Uzur-uzur Bahagia
Orang uzur, apalagi yang punya penyakit kronis, digolongkan ke dalam kelompok rentan terhadap virus covid-19. Sebagian dari mereka merasa diri sebagai kelompok terbuang karena dianggap tak berguna oleh orang lain. Sebagian lagi, yang semestinya lebih bahagia, tak ambil pusing dengan kategori utilitarian di sekelilingnya. Kenapa? Karena, seperti tokoh uzur dalam teks bacaan hari ini, mereka… Read more
-

Kerapuhan Cinta
Sudah sejak penciptaan, Allah menahan diri dari intervensi langsung terhadap semesta dan memercayakan keberlangsungan hidup kepada kebebasan manusia. Itu berarti Allah terbuka pada potensi kejahatan yang mungkin saja dibikin aktual oleh manusia sendiri, sebagaimana ditanggung oleh anak-anak tanpa dosa yang jadi korban ketamakan kuasa. Tiada cinta tanpa kerapuhan atau kelemahan: sudah dalam dirinya terkandung potensi penolakan… Read more
-

Rel Tuhan
Dibutuhkan hati yang murni dan tulus untuk melihat apa yang tidak dilihat kebanyakan orang lain dan untuk mengungkapkannya. Memori saya menunjuk pada kisah Hans C. Andersen yang berjudul The Emperor’s New Clothes. Anak kecillah yang melihat kenyataan apa adanya dan berseru-seru sehingga orang banyak akhirnya juga melihat kenyataan apa adanya, yaitu bahwa raja mereka tak… Read more
-

Mati Gaya
Saya tidak yakin bahwa hidup beriman bisa dipahami tanpa kepercayaan pada peran Roh Kudus, apa pun labelnya. Dalam kekristenan, tanpa Roh Kudus itu, hidup keagamaan orang cuma penuh dengan ritual dan hukum moral, tetapi tak ada élan vital. Ini istilah Henri Bergson yang bolehlah dimengerti sebagai daya (dorong) hidup. Daya hidup ini lebih determinan daripada… Read more
