Collect moments, not things.
-

The Love Within
Sejujurnya, saya maunya menyampaikan poin-poin reflektif dengan perumpamaan, misalnya dengan tokoh Tiwal dan Tiwul, tetapi apa daya, saya tak punya kemampuan cukup untuk melakukannya. Guru dari Nazareth memiliki kemampuan untuk memakai perumpamaan di sana-sini dalam mengajar. Alih-alih memberikan ulasan rasional atau wacana intelektual, beliau banyak memanfaatkan perumpamaan. Apa kelebihan perumpamaan? Ia menguak kebenaran bukan sebagai Read more
-

Stay Tuned
Saya yakin, seperti saya, Anda juga tidak akrab dengan domba, ular, dan merpati. Sayangnya, implied reader teks bacaan hari ini adalah mereka yang sudah akrab dengan binatang-binatang itu, yaitu orang-orang sezaman Guru dari Nazareth di wilayah sekitar Sungai Yordan sana. Konteksnya ialah para murid yang dalam bacaan kemarin dikisahkan diutus mewartakan kabar gembira. Pewartaan ini diumpamakan Read more
-

Kesempitan
Atas jasa Immanuel Kant, kita tahu bahwa ruang-waktu adalah struktur formal dalam pengindraan. Adanya bukan ‘di luar sana’, melainkan ‘di dalam sini’. Mungkin bisa dianalogikan seperti kacamata baca, yang membuat daripada pembaca bisa membacakan bacaan yang dibaca oleh pembaca daripada yang membacanya. Bingung ga’? Bingung? Sama dong. Akibat struktur formal pengindraan itu, kata ‘dekat’ mestilah Read more
-

True Friendship
Sewaktu SMP, saya pernah marah besar pada orang tua dan setelah menumpahkan kemarahan, saya benar-benar njothak alias mendiamkan mereka, sebagai wujud bahwa saya ngerti mekanisme defensif pasif-agresif [Asem tenan ik cah SMP wis ngerti pasif-agresifđ]. Itu bertahan sepuluh hari. Kegiatan di rumah ya seperti biasa, tetapi pokoknya saya tidak bicara sama sekali kepada mereka, bahkan Read more


