Collect moments, not things.
-

Berikan dengan Senyum
Konon Vincent de Paul pernah memberi wejangan supaya kalau Anda memberikan makan kepada orang miskin yang butuh makanan, Anda memberikannya dengan senyuman karena dengan begitu orang miskin itu memaafkan privilese yang Anda miliki untuk memberinya makan. Masuk akal juga. Kalau Anda memberikannya dengan cemberut atau raut muka tak bersahabat, pemberian Anda itu mudah ditangkap sebagai Read more
-

Liberating Words
“Tuhan, letakkanlah kata yang tepat dalam mulut kami saat berjumpa dengan mereka yang menderita dan sakit.” Begitu kira-kira rumusan doa permohonan yang kadang saya ucapkan. Sering saya cuma kelu di hadapan penderitaan atau kesusahan orang lain. Kalau kesusahan itu disebabkan oleh kesalahannya sendiri mungkin masih gampanglah meletakkan kata di mulut,”Kandhani og!” alias “Gué bilang juga apè!”😂🤞 Read more
-

Bahagia Warganya
Dulu saya mengira Guru dari Nazareth berjiwa pemberontak terhadap tradisi Yahudi, meskipun saya mengerti betul bahwa ia sama sekali tak bermaksud mengganti hukum yang mendasarinya. Ia tak hendak menambah atau mengurangi, tetapi menyempurnakannya: bukan dalam rumusan, melainkan dalam tindakan. Jadi, asumsi bahwa Guru dari Nazareth itu memberontak agama Yahudi adalah keliru. Dari teks hari ini Read more
-

Mediator Cinta?
Kalau Anda masuk ke gereja Katolik, kiranya Anda dapati lemari yang di dekatnya ada lampu kecil yang berkedap kedip cantik atau centil. Kalau lampunya menyala, itu artinya di dalam lemari itu ada roti bulat putih yang oleh orang Katolik disebut Sakramen Mahakudus, atau petugas lupa mematikan lampunya. Kalau lampunya mati, itu berarti di dalam lemari Read more


