• Soul Saver

    Soul Saver

    Logika Pancasila, kalau kemarin dipakai untuk membaca teks, hari ini diambil dari teksnya: manakah yang diperbolehkan dalam aturan agama, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya? Dalam kalimat pertanyaan itu terkandung tiga orientasi etis. Pertama, kalau omong soal boleh atau tidak-boleh dalam konteks aturan (agama), orang bicara soal benar-salah. Yang diperbolehkan tentu Read more

  • Logika Pancasila

    Logika Pancasila

    Tetangga kamar saya yang belajarnya di negeri ayam jago mengingatkan saya pada pendekatan logika barat yang orientasi etisnya benar-salah. Tak ada tempat untuk ungkapan ngono ya ngono ning aja ngono. Dalam posting Penggila Kopi saya katakan falsafah Jawa itu membutuhkan keterampilan pembedaan roh tingkat dewa, bukan karena Jawa superior, melainkan karena falsafah itu mesti dipertanggungjawabkan di Read more

  • KaPeKa

    KaPeKa

    Dua puluh tahun lagi mungkin mobil itu saya tabrak. Ini hitungan sepersekian detik dan tahun ini saya masih bisa cukup cekatan, tetapi dua puluh tahun lagi, kalau saya masih bisa mengendarai motor, saya pilih untuk menabrak mobil itu. Iki apa ta, Ma, ujug-ujug ngomyang nabrak mobil? Iya, teringat posting Lampu Hazard dua tahun lalu. Kiranya Read more

  • Korupsi Ziarah

    Korupsi Ziarah

    Kemarin saya singgung judul buku Muslim Tanpa Masjid, yang mungkin cukup mengejutkan. Hari ini saya teringat pada teks diskursus mendalam antara Guru dari Nazareth dan seorang perempuan Samaria di sumur Yakub (Yoh 4,5-43). Sang Guru bilang bahwa tiba saatnya orang beribadah menyembah Allah bukan di sini atau di sana, melainkan dalam Roh dan Kebenaran (Yoh Read more

  • Surprise

    Surprise

    Saya lupa apakah pernah saya ceritakan bagaimana orang terpingkal-pingkal melihat ibu saya yang kaget setengah mati sampai melompat dan hampir menyundul papan reklame (sudah terlalu lebay belum ya?) karena di belakangnya ada mobil yang suaranya memang nyaris tak terdengar dan tiba-tiba begitu tepat di belakang kami klaksonnya berbunyi. Saya tak terkejut karena saya sudah tahu Read more

  • Love Your Life

    Love Your Life

    Sepanjang tangan dan budi menuntunmu, jangan berhenti mencintai kehidupan, bahkan jika kamu hanya membantu satu orang pun, hidupmu takkan sia-sia. Itu kata-kata jurnalis Italia yang saya tak mau menyebutkan namanya, soalnya saya sudah lupa. Dah gitu aja, kalau mau ambil pesan hari ini. Kalau mau ambil pesan lainnya silakan lanjut membaca. Salah satu manifestasi mencintai Read more