Collect moments, not things.
-

Politik Mandul
Pernah dengar istilah ‘rahasia mesianik’? Aksi senyap kebaikan: tak usah beriklan-iklan atau boosting posting via medsos atau fanpage atau corong pengeras suara, misalnya. Kalau yang disuarakannya itu sungguh kebaikan, ia justru menyimpan identitas kebaikan itu sampai saatnya kebaikan itu terungkap sendiri. Jadi ceritanya Guru dari Nazareth itu diikuti orang banyak karena kemampuan supranaturalnya, tetapi itu benar-benar… Read more
-

Salah Wajah
Semakin saya belajar agama, semakin saya dapati hal-hal konyol di dalamnya, yang sudah saya singgung juga dalam posting Salam Pandir. Saya tidak menjelek-jelekkan agama mana pun, tetapi kalau melihat sejarah agama di dunia ini, memang tak sedikit kekonyolan ditunjukkan di panggung dunia. Salah satu kekonyolan yang mendunia adalah kekonyolan orang-orang Kristen dulu sebelum abad XIX… Read more
-

Dunia Kita Berbeda
Anda pasti belum pernah dengar lirik lagu Koes Plus yang ini: Isyana Isyana kekasihku, bilang pada orang tuamu, cincin yang bermata jeli itu, tanda cinta kasih untukmu. Lirik itu tercipta demi mengenang lagu Garuda Pancasila yang keluar dari mulut saya yang dulu: Pribang pribangsaku…. Trus kenapa mesti Isyana yang keluar di lirik lagu Koes Plus… Read more
-

Lepaskan Sandalmu
Tahukah Anda siapa penemu hologram tiga dimensi dan kapan ditemukan? Penemunya Musa, hari ini, dalam bacaan pertama. Iya sih tepatnya saya yang baru hari ini ngeh narasi Musa dalam pelariannya menemukan hologram tiga dimensi itu (mungkin malah empat atau lima). Butuh berapa ribu tahun rupanya manusia untuk mengembangkan teknologi berbasis fenomena gelombang itu [koyo yak-yako… Read more
-

Let’s Kill This Love
Tetangga kamar saya ahli bahasa kamera (kayak gimana tuh?). Kalau menonton film bareng di rumah itu suka menebak mood adegan yang akan disajikan atas dasar bahasa film. Yang saya ingat, CMIIW alias correct me if I’m wrong, hujan dengan petir itu mengantar adegan kritis yang moodnya negatif. Dengan modal begitu, dari kisah bayi Musa sudah bisa dipetik… Read more
-

Damai Gimana
Jangan kamu menyangka bahwa agama datang untuk membawa damai di atas bumi. Agama datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang [atau perang]! Siapa kiranya yang langsung setuju atau menentang kalimat itu? Entah setuju, entah menolak, tentu ada framing atau rasionalitasnya masing-masing, termasuk yang abstain pun mesti punya pertimbangannya sendiri. Saya termasuk yang abstain karena kata-kata… Read more
