Collect moments, not things.
-

Bawel: Banyak Rewel
Kemarin sore saya mengikuti ibadat Ekaristi di rumah sakit, tetapi yang saya ingin ceritakan ialah parkir kendaraannya. Saya naik montor beroda dua dan mesti bayar parkir untuk dua jam pertama dulu: dua ribu rupiah. Setelah misa, saya tilik beberapa orang sakit sehingga parkir dua jam lebih sedikit. Maka, saya siapkan uang untuk membayar kelebihan jam Read more
-

Menuhan
Saya kutipkan satu paragraf dari buku “Mata Air Keteladanan” tulisan Pak Yudi Latif: Sila pertama Pancasila berbunyi “Ketuhanan Yang Maha Esa”. Yang ditekankan di sini bukan tuhannya apa–karena itu urusan keyakinan agama masing-masing, melainkan “ketuhanannya”, yakni sikap “menuhan”; berproses meniru, mendekati, dan menjiwai sifat cinta kasih Tuhan. Apa pun agama dan tuhannya, jika warga negara Read more
-

Sumpah Paljing
Lagi-lagi tuntutan moral umat beriman ditunjukkan lebih dalam atau tinggi: bukan cuma menuruti larangan ‘jangan bersumpah palsu’, melainkan juga mempertimbangkan undangan yang lebih jauh untuk tidak bersumpah. Kenapa ya kira-kira kok bahkan bersumpah saja tidak direkomendasikan? Mari lihat misalnya proses sidang PHPU (Permintaan kepada Hakim untuk Pemilu Ulang #ehsalah) di MK. Saya sih tidak menontonnya, Read more
-

Pakaian Salah
Di negeri ini [meskipun di negeri lain juga bisa sih], pakaian bisa jadi kambing hitam untuk melegitimasi perkosaan: rok yang kurang panjang, kaos tanpa lengan, pakaian ketat, dan seterusnya. Tidak usahlah sampai perkosaan. Juga dalam ranah agama, pakaian-pakaian macam begitu mendapat pembatasan. Ini bukan karena Tuhan jijik melihat pakaian minim, melainkan karena manusia punya tendensi Read more
-

Doa Phishing
Kegalauan pada umumnya terjadi bukan karena objek di luar diri seseorang membingungkan, melainkan karena ia bingung dengan hal dalam dirinya sendiri alias krisis identitas. Yang jadi perhatiannya hal-hal di luar, padahal hal-hal yang di luar itu mesti saja berubah-ubah. Maka, orang bisa cerdas memahami objek di luar dirinya, tetapi belum tentu bijaksana memahami dirinya sendiri. Read more

