Collect moments, not things.
-

Pasukan Elite
Saya mendukung sepenuhnya penerapan konsep khilafah, bahkan di negara majemuk, kalau pemimpinnya adalah Nabi Muhammad; saya juga no problem dengan poligami kalau yang menghidupinya Nabi Muhammad. Selain beliau, no way. Kenapa? Karena saya percaya, meskipun tak mengalaminya, kalau beliau diikuti oleh begitu banyak orang (yang rentan terhadap aneka tafsir), pastilah hidupnya memancarkan cahaya ilahi yang menarik orang Read more
-

Dari Bilik Rekonsiliasi
Undress us, Lord, of every shadow of arrogance. Put on the clothes of mercy and sweetness. Give us a future full of grace, light and irrepressible love for life. Begitu terjemahan doa tetangga jauh saya yang bernama Tonino yang tampan, dan doa itulah yang bergema dalam batin sekeluar saya dari bilik pengakuan atau barangkali sekarang lebih baik Read more
-

Menanam Jagung ’98
Mendekati berakhirnya masa kampanye, saya masih mau mengenang peristiwa seputar tahun 1998. Salah satu teman sekelas saya memang hilang, dan saya kira dia hilang bersama nyawanya (RIP). Sejujurnya, saya tak tahu latar belakang teman sekelas ini sehingga ia jadi korban penculikan. Malah saya berpikir teman sekelas yang lainnyalah yang seharusnya jadi target karena dia termasuk Read more
-

Jagoan Siap Kalah
Musim kampanye hampir tiba kesudahannya. Mari belajar logika selayang pandang dengan memperhatikan isu yang dihembuskan sekelompok orang yang berdasarkan survei internal kelompoknya, paslonnya menang. Kalau kalah, berarti dicurangi. Silakan tebak: di manakah lucunya silogisme atau logikanya? Lucunya ialah gak ada premis mayornya. Kalau adanya cuma premis minor ya gak bisa menyimpulkan apa-apa. Premis mayornya apa toh? Semua yang Read more
-

Yang Gak Kenal 1998
Seiring dengan gencarnya berita via medsos berkenaan dengan pilpres dan pileg, teks bacaan hari ini juga menunjukkan dinamika serupa. Saya terima survei di Jakarta yang menunjukkan bahwa suara yang sangat memengaruhi pilihan seseorang adalah suara pemuka agama, dan persis karena itulah mereka yang bertarung di ranah politik sebisa mungkin menggandeng pemuka-pemuka agama. Untungnya muka saya Read more
-

Lu Gue Batu Tulis
Kontroversi hukum mengenai hukuman mati untuk LGBT di negara tetangga belakangan ini seperti jadi konteks untuk bacaan hari ini. Loh, kok isa, wong teks bacaan hari ini ditulis nyaris dua ribu tahun lalu? Saya kasih bocoran deh [bocooooor]: para ahli Kitab Suci sepakat bahwa narasi teks Yohanes ini dicomot dari tulisan lain [Lukas 21] untuk menanggapi keadaan Read more
