Collect moments, not things.
-

Ukhuwah Insaniyah
Meskipun saya bukan mantan presiden, tetapi saya punya hak untuk merasa prihatin, dan memang hanya sebatas itu saja, tak bisa bertindak kecuali menulis di sini. Relatif tak jauh dari tempat saya mengetik ini, diberitakan ada sebuah desa yang punya kesepakatan dalam empat tahun terakhir ini untuk menolak warga baru yang tidak seagama dengan warga lama.… Read more
-

Ganti Paradigma
Dalam perspektif Kristiani, tidak semua penderitaan merupakan salib yang menyelamatkan [mungkin cuma jadi salib yang menyeramkan dan harus dipotong ujungnya]. Sebagian penderitaan itu cuma jadi beban tak tertahankan yang orang cuma bisa ngampêt kêbêlêt. Sebagian lagi merupakan penderitaan yang destruktif dan mendorong pemberontakan atau makar [dengan dalih people power misalnya]. Penderitaan-penderitaan yang begini inilah yang bisa jadi… Read more
-

Khawatir Percaya
Saya punya dosen yang pada saat menguji skripsi suka menghitung kata/ungkapan khas yang diucapkan mahasiswanya. Misalnya “apa namanya” atau “êêê” atau “ya”. Jadi, selama mahasiswa bicara, dosen ini membuat turus, lalu di akhir ujian ditotalnya jumlah turus dan diberikannya kepada mahasiswa. Saya tidak serajin dosen itu, tetapi menurut perkiraan saya, kata khas yang diucapkan Prabowo… Read more
-

Oplas Tuhan
Mengubah wajah orang bisa dilakukan dengan operasi plastik, tetapi mengubah wajah Allah, gimana? Cerita Guru dari Nazareth hari ini kiranya jadi cara untuk mengoperasi kepala manusia supaya wajah Allah tidak korup. Saya baru ngeh bahwa narasi hari ini disampaikannya kepada orang-orang Farisi dan ahli Taurat. Jadi Guru dari Nazareth ini sedang makan bersama para pendosa, dan… Read more
-

Debat Terakhir
Saya sisipkan sebuah debat dari cuplikan film Restless Heart, kurang dari lima menit. Kalau tak berminat menontonnya, meskipun audiovisual lebih nendang, silakan lompati saja langsung ke skripnya dalam bahasa Indonesia. Hilarius: Saya buka secara resmi debat ini dan mempersilakan Uskup Donatis, Sidonius, untuk berbicara terlebih dahulu. Sidonius: Hakim Agung, hari ini saya bicara di hadapan… Read more

