• One Heart, One God

    One Heart, One God

    Saya baru ngêh bahwa telinga bagian dalam itu, selain sebagai indra pendengaran, punya fungsi penjaga keseimbangan tubuh. Dengan cocoklogi, bisa dimengerti jawaban Guru dari Nazareth atas pertanyaan ahli Taurat soal hukum yang terutama. Dia sodorkan ada dua hukum, yaitu cinta kepada Allah dan cinta kepada sesama, tetapi keduanya saling mengandaikan dan karenanya mesti butuh keseimbangan. Read more

  • Cara Mati Sia-sia

    Cara Mati Sia-sia

    Siapakah orang yang bisa mengatakan hidup baginya berarti (demi) Tuhan dan mati adalah keuntungan? Namanya Paulus (tapi teroris beratribut agama bisa juga sih mengatakannya). Kata teman saya, yang penting bukan hidup atau matinya. Tak ada gunanya hidup kalau tak bermanfaat bagi kebesaran Allah, begitu pula kematian yang sia-sia. Kematian disebut sia-sia jika kehidupannya tak bermanfaat Read more

  • Don’t Run Away

    Don’t Run Away

    Dengan segala hormat dan doa bagi para korban kecelakaan pesawat beberapa waktu lalu, saya mengingat kisah penumpang yang terjebak kemacetan sehingga tak bisa ikut terbang bersama penumpang lain. Saya tidak hendak menempatkannya dalam konteks takdir atau kehendak Tuhan untuk mencabut nyawa ratusan penumpang dan meloloskan dua penumpang lainnya (mengapa Tuhan begitu pilih kasih?). Nasib untung, Read more

  • Live Each Day

    Live Each Day

    Bisa dimaklumi bahwa orang meyakini dua dunia karena keterbatasan indranya: dunia orang mati dan dunia orang hidup. Padahal, Allah adalah Allah orang hidup, bukan Allah orang mati. Njuk gimana dunia orang mati itu dong, mosok mereka tanpa Allah? Minggu lalu, om saya, yang dulu saya ceritakan mengikhlaskan topi yang tertinggal di taksi, dalam doa menanyai Tuhannya, yang juga Tuhan Read more

  • Celeng Kabeh

    Celeng Kabeh

    Teks bacaan hari ini menantang paham takdir mengenai keselamatan, yang saya singgung pada posting Kaya Masuk Surga beberapa hari lalu. Nuansa teks ini jelas: “Apa urusan Anda menanyakan hal itu?” Tiada gunanya orang tahu mengenai sedikit banyaknya orang yang diselamatkan selain untuk kepuasan kognitifnya. Anda tahu sendiri, kan, bagaimana orang yang kognisinya melesat tapi empatinya Read more

  • Micin Ganti Presiden

    Micin Ganti Presiden

    Kalau semua peristiwa tragis di negeri ini memarakkan tagar 2019 ganti presiden, memang kelihatan jelas bahwa gerakan tagar itu sungguh masif dan absurd. Di mana absurdnya? Di ambang batas kewarasan berpikir: bagaimana mungkin segala hal mesti ditautkan dengan presiden, kok bisa tragedi yang merenggut nyawa sekian ratus atau sekian ribu orang jadi corong oposisi untuk Read more