• Waktunya Nganu

    Waktunya Nganu

    Untuk segala sesuatu ada waktunya. Si Pengkhotbah, setelah kemarin mewartakan kesia-siaan di dunia ini, hari ini menyampaikan bahwa kesia-siaan itu tak terhindarkan dalam kronologi waktu: ada waktu untuk lahir-mati, menanam-mencabut, membunuh-menyembuhkan, menangis-tertawa, meratap-menari, membuang-mengumpulkan, memeluk-puasa memeluk, merobek-menjahit, dan seterusnya. Loh, mosok itu disebut kesia-siaan sih, Mo? Menanam, lahir, menyembuhkan, menari, memeluk, menjahit, dan sebagainya itu, mosok… Read more

  • Apa Urusan Anda?

    Apa Urusan Anda?

    Segala sesuatu adalah sia-sia, sia-sia belaka. Begitu kata si Pengkhotbah. Itu benar, tetapi tidak mutlak sifatnya karena jika sifatnya mutlak, jadi boomerang bagi si Pengkhotbah sendiri. Kok boomerang sih, Mo, si Pengkhotbah itu kan belum kenal Instagram? #halah Kalau segala-galanya memang sia-sia belaka, ya berarti pernyataan “segala sesuatu adalah sia-sia” itu termasuk sia-sia toh? Dengan… Read more

  • Du sollst nicht lügen

    Du sollst nicht lügen

    Orang beragama itu kerap kali mengatakan bahwa hidup di dunia ini cuma mampir, entah mampir untuk apa, pokoknya mampir saja, tak selama-lamanya hidup di dunia ini. Lain waktu dikatakannya mengenai anak sebagai titipan Tuhan dan di kesempatan lainnya meyakini bahwa hidup ini amanah dari Allah. Akan tetapi, ya begitulah, namanya juga cinta palsu: lain kata,… Read more

  • Susahnya Hidup

    Susahnya Hidup

    Kalau orang mengancam untuk bunuh diri, itu artinya ia tak sungguh-sungguh ingin bunuh diri. Mungkin rasa takut mati jauh lebih dominan. Maka, dulu saya cenderung mengabaikannya, tetapi menilik fenomena sosial belakangan ini, saya mesti berpikir ulang. Lha piye jal, mosok informasi mengenai tidak bisa masuk SMP favorit lantaran peraturan zonasi jadi pemicu anak SD bunuh… Read more

  • Secret Admirer

    Secret Admirer

    Orang beragama mestinya adalah secret admirer Allah. Sék sék sék Mo, bukannya itu bertentangan dengan teks bacaan hari ini yang meminta orang beriman untuk menyalakan pelita dan tidak meletakkannya di bawah tempat tidur dan justru mesti menunjukkannya kepada dunia? Saya bilang justru itulah yang jadi pesan bacaan hari ini: orang beragama adalah secret admirer Allah.… Read more

  • How Low Can You Go

    How Low Can You Go

    Sewaktu di tempat pendidikan dulu, baik di negeri sini maupun di negeri sana, saya mengenal tugas ministraré, bahasa Latin (berarti ‘melayani’) yang diadopsi ke dalam bahasa Inggris sebagai minister dan dalam bahasa Indonesia jadi menteri. Jadi para menteri itu memang sesungguhnya adalah pelayan, pembantu presiden, yang melayani rakyat. Bahwa kemudian dalam sejarahnya itu jadi jabatan… Read more