Collect moments, not things.
-

Ngajari Doa atau Ritual
Kalau mengikuti seluruh posting dalam blog ini, Anda tahu orang macam apa yang layak dipilih sebagai presiden NKRI tahun depan, yaitu yang empat tahun lalu terpilih sebagai presiden RI. Apakah capres lainnya tak layak dipilih? Tentu saja layak, cuma Anda kan sekarang sudah tahu apa bedanya cina tulen dan cina asli (itu adalah candaan orang Read more
-

Buat Apa Baperan?
Jangan cerewet supaya hatimu tenang, dan tenangkan hatimu supaya suara Roh yang membisikkan Sabda Allah terdengar. Nasihat ini menegaskan catatan kemarin bahwa ‘mendengar’ dalam narasi Kitab Suci tak terbatas pada fungsi biologis manusia. Teks bacaan hari ini juga mengafirmasi catatan kemarin mengenai pentingnya fokus pada keselamatan lebih daripada polemik benar-salah. Guru dari Nazareth memberi contoh Read more
-

Jalan Slamet
Guru dari Nazareth tak mendengarkan nasihat eks wagabener karena ia malah blusukan ke tempat-tempat orang najis, edanok! Mau ke Dekapolis di tenggara malah travelling dulu ke utara. Kamu gimana sih gaes, gatau dollar naik drastis po? [Padahal bukan dari Rp2.000 ke Rp17.000.] Kurangi travellinglah, for the shake of the country! [Sék3, ini for the shake atau for the sake sih? Kayaknya artinya beda deh.] Mari Read more
-

Lahir Melulu’
Anda mungkin pernah mendengar frase ‘lahir kembali’ atau bahkan jadi ‘korban’ dari frase itu. Betul, frase itu diasosiasikan dengan percakapan antara guru dari Nazareth dan Nikodemus, seorang Farisi yang rupanya lain daripada orang Farisi pada umumnya. Ia mau mencari kedalaman dan karenanya ia berbincang-bincang dengan guru dari Nazareth itu dan perbincangannya berpusat pada frase ‘lahir Read more
-

Agama Usang?
Sekitar dua dekade lalu terbit buku berjudul A History of God, tulisan mantan biarawati Katolik, Karen Armstrong. Empat ratusan halaman bukunya membahas rentang waktu empat ribu tahun pergumulan manusia merumuskan sosok Tuhan dalam tiga tradisi agama (Yudaisme, Kristianitas, Islam). Tahun lalu terbit buku God: A Human History yang ditulis oleh Reza Aslan, yang membahas rentang Read more
-

Hati yang Luka Akademis
Untuk pertama kalinya kemarin saya mengikuti simposium internasional dengan antusias karena saya mau belajar dari ilmu sosial. Awal dan tengah rangkaian simposiumnya sangat inspiratif, tetapi akhir rangkaiannya membuat hati saya seperti diiris pisau karet. Cobalah seperti apa rasanya hati diiris pisau karet. Akhirnya saya mlipir meninggalkan ruang diskusi bahkan sebelum diskusi dimulai. Curcol ini dipicu Read more
