Collect moments, not things.
-

Jongos HOT
Bagi pecinta film korea saya tautkan klip Saturday Night Live edisi entah ke berapa, mungkin tiga tahun lalu. Katanya ini parodi untuk film berjudul “A Muse” (eunkyo). Klip ini saya masukkan ke sini karena cocok dengan judul posting hari ini: jongos hot. Tetapi Anda tahu sendiri kan, cocok dengan judul tidak berarti cocok dengan isi. Biasalah… Read more
-

Oh Pengemis Cinta
Being in someone’s heart, being appreciated and esteemed for what we are deep inside (not for what we see or build), the precious being in someone’s memory, being enveloped by a tenderness that makes us forget the pain, this and only this is the full destiny of human being. Itu bukan kata-kata saya. Kan sudah… Read more
-

Absensi Allah
Kalau sudah terbiasa makan sashimi, Anda tak perlu selalu menelan kata-kata dalam Kitab Suci secara mentah-mentah. Karena, biar bagaimanapun, Kitab Suci bukan sashimi. Mungkin ada kalanya perlu ditambahi bumbu tertentu, tapi jangan kebanyakan micin, tau sendiri akibatnya: termakan hoax. Entah bagaimana teks hari ini saya baca dengan sedikit “Ah mosok!” Yaitu ketika saya tiba pada klausa “sebab… Read more
-

#2019GantiAnjing
Saya lupa apakah pernah cerita soal dua anjing yang kerap saya tanyai apakah mereka sudah bosan jadi anjing atau belum. Setiap kali saya berangkat kuliah mereka ini ada di depan pintu sebagai anjing. Sewaktu saya pulang kuliah sudah dengan bekal pengetahuan baru, bertemu mereka di pintu dan masih juga mereka ini anjing. Saya curiga jangan-jangan… Read more
-

Best way to find love
Kemunculan agama baru biasanya memuat klaim penyempurnaan agama sebelumnya. Tidak mengherankan bahwa pada abad lalu tumbuh subur gerakan yang disebut New Religious Movements (NRM). Meskipun demikian, klaim itu menyesatkan. Perang Salib dan Holocaust contohnya, bukannya menunjukkan kesempurnaan agama yang satu dari yang lainnya, melainkan mempertontonkan wajah sangar agama karena bermain-main dengan politik kekuasaan. Menghadapi klaim-klaim pembaharuan agama… Read more

