Collect moments, not things.
-

Belajar Menangis
Ada seribu dua alasan untuk menangis: kaki terlindas ban mobil, pipi ditampar, terlalu banyak membaca tulisan di monitor, diputus pacar, mendapat medali emas olimpiade, dan masih ada 996 alasan lagi yang tak bisa saya sebutkan di sini. Lah, baru seribu satu itu, Mo, jumlahnya. Iya pancen, meskipun sudah kriyap-kriyip saya masih bisa menyelesaikan hitungan sederhana kok.… Read more
-

Investasi 58%
Lagi-lagi disodorkan perumpamaan yang mirip dengan yang dibacakan pada hari Minggu lalu (posting God’s Talent), cuma hari ini dipakai kata mina. Poinnya ya sama, bukan soal mengembangkan bakat atau kemampuan orang untuk mainan bola, mainan tenis, atau mainan DPR, eaaa…. Njuk apa dong? Lihat konteksnya saja ya: cerita itu disampaikan dalam perjalanan menuju Yerusalem, dan pengikut Yesus… Read more
-

Ampun Lagi Bang
Saya kira Anda sudah pernah melihat klip video ini. Kalau belum, silakan klik saja mungkin bisa ditonton pada gawai atau komputer Anda. Kalau tidak bisa, tidak usah nangis, masih banyak orang yang tak bergawai atau berkomputer. Loh… https://www.dailymotion.com/video/x1evo1s Kenapa saya sodorkan klip video itu? Tentu saja alasannya tidak lain dan tidak bukan, yaitu sudah ngantuk.… Read more
-

Apa Harapan Papa
Hari ini dua dosen saya berdebat di hadapan para mahasiswanya. Entah disengaja atau tidak, perdebatan sengit itu malah mengundang perhatian yang lebih intensif dari mahasiswanya. Apa sih yang diperdebatkan? Gak usah dibahas di sini deh, ini kan bukan blog perkuliahan. Lagipula, saya gak ngerti juga gimana menjelaskannya tanpa konteks keseluruhan perkuliahan dengan paparan kurang dari… Read more
-

God’s Talent
Anda tentu pernah dengar program acara semacam Indonesia’s Got Talent atau Australia’s Got Talent atau nama francise Got Talent itu. Juga pernah Anda dengar istilah pemandu bakat, orang yang piawai menemukan bakat seseorang dalam olah raga, olah suara, olah gerak, olah TKP, atau olah tiang listrik (hayo hayo hayo balik lagi ke sana, dhak thuthuk kowe!) sehingga bahkan… Read more

