• Jadi Pahlawan Zaman Now

    Jadi Pahlawan Zaman Now

    Hari ini tak saya bahas lagi soal cipika-cipiki supaya tidak ada yang sirik, haha… Merujuk apa yang diperingati Gereja Katolik saja yang mungkin bisa berguna untuk mengerti sesuatu: Santo Martinus dari Tours. Kisah klasik yang pernah saya baca sewaktu masih SD ialah bahwa sewaktu Martinus ini masih aktif sebagai tentara, dia pernah menyobek mantolnya dan… Read more

  • Kue Susun Rumah Lapis

    Kue Susun Rumah Lapis

    Andaikan Yesus dari Nazaret itu hidup di zaman now, akankah ia mengambil contoh gubernur yang dikenal sebagai Bapak Upah Muntah (#eh ada po) dan kemudian atribut itu ditularkan pada presidennya juga (pokoknya anak muntah diare mansur-mansur ya salah Jokowi #ya ampun buruh, no comment deh)? Apakah dia akan memakai kisah gubernur yang meminta solusi pada… Read more

  • Beriman Juga Mikir

    Beriman Juga Mikir

    Seperti biasanya, saya mengundang Anda untuk berpikir sejenak, jangan lama-lama, kecuali Anda pemikir. Apa yang perlu dipikirkan? Jawaban atas pertanyaan berikut ini: apa yang membuat suatu tulisan, teks, buku, kitab, jadi suci? Misalnya kalimat “Cinta kepada rumah-Mu menghanguskan aku”. Tuliskanlah itu, misalnya, pada buku harian Anda. Apakah buku harian Anda lalu jadi Buku Suci? Tuliskanlah… Read more

  • Bencilah Cinta

    Bencilah Cinta

    Wacana tentang pesta perjamuan sudah tidak berlanjut lagi pada bacaan hari ini, dilanjutkan dalam pesta betulan di kota sebelah tempat saya tinggal (lah, di antaranya itu bukan kota po? Hahaha… itulah kota kelahiran bapak simbok saya). Ini pesta besar-besaran tetapi menurut saya ya sederhana saja, meskipun tentu ada pihak yang memerankan Siti Sirik dengan komentarnya… Read more

  • Selalu Ada Alasan

    Selalu Ada Alasan

    Omong-omong soal pesta (lagi-lagi bacaannya bahas soal pesta), ada sebagian orang yang begitu terampil membedakan makanan yang enak dan gak enak dan sebagian lagi cuma mengenal enak dan lebih enak. Itu sepertinya juga mirip dengan dinamika hidup kerohanian seseorang. Sebagian orang, mungkin kebanyakan orang, masih berkutat pada problem moral untuk menjauhkan diri dari yang buruk dan… Read more

  • Makan Berapa Piring?

    Makan Berapa Piring?

    Hari ini saya numpuk paper [atau numpuk baper?] dengan judul Innovative Understanding of Reality (siapa yang nanya’?) tetapi di dalamnya tidak bisa saya masukkan sebagai contoh apa yang diceritakan dalam bacaan hari ini. Bayangkan, Anda mengundang tamu untuk pesta dan setelah kenyang tamu itu berpesan,”Lain kali kalau pesta jangan mengundang sahabat, saudara, kerabat atau tetangga… Read more