Collect moments, not things.
-

Provokator
Seminggu yang lalu saya mengurungkan seorang anak yang hendak menyalakan satu lilin di altar yang mati tertiup kipas angin saat homili. Dengan sengaja sebelum misa memang kipas angin saya gerakkan supaya tidak secara langsung menyentor saya terus menerus. Sadar dirilah, Brow, badan sudah tua nih, kurang bersahabat dengan angin malam juga dari kipas angin. Dengan eksplisit… Read more
-

Ati Mangkrak
Tak ada entri ‘mangkrak’ dalam KBBI daring (‘dalam jaringan’ alias online) dan maafkan saya karena tak mengerti dari mana kata itu berasal. Dalam kamus bahasa Kawi karya W.J.S. Poerwadarminta pada tautan ini dikatakan bahwa mangkrak berarti mbêngok, nêpsu. Kalau dicocok-cocokkan dengan penggunaan umum di media, barangkali ‘mangkrak’ berarti teriakan suatu proyek yang minta dituntaskan. Maklum,… Read more
-

Full Day’s Work
Sebagaimana lilin meleleh karena mendekati api, begitu juga jiwa kosong karena mencari pujian-diri. Ironisnya, jiwa terisi justru dengan jalan kerendahan hati, yang menuntun orang pada penerimaan diri sebagai ciptaan. Meskipun manusia diundang sebagai co-worker Pencipta, dan dengan demikian bisa ikut jadi creator, pada dasarnya ia adalah creature, (makhluk) ciptaan. Maka, apapun yang dimiliki manusia, sesungguhnya tak bisa diklaim… Read more
-

Hati-Hati Otak-Otak
Kesombongan manusia hanya bisa pergi sejauh tapal batas kerendahan hati Allah. Itu mengapa orang sombong dikagumi manusia sombong. Orang-orang macam begini dunia semestanya adalah dunia “otak-otak”, mulai dari otak udang sampai otak di warung makan Padang. Mereka tidak merambah dunia “hati-hati”, dan karenanya hidup dari argumentasi. Mereka pikir, cuma mereka yang punya inteligensi, dengan begitu… Read more


