• Life’s a Banquet

    Life’s a Banquet

    Pernah dalam satu masa pengajaran di kelas, saya membebaskan para mahasiswa dari aturan presensi. Entah mereka hadir dalam kelas atau tidak, asal mereka dapat mengerjakan tugas dan ujian, akan saya luluskan. Artinya, asal rerata nilai tugas dan ujiannya memang C, takkan saya nilai kurang atau lebih hanya karena alasan kehadiran yang kurang dari 75%. Jadi,… Read more

  • Warga Negara Ganda

    Warga Negara Ganda

    Perayaan hari kemerdekaan bangsa ini didahului oleh beberapa problem, kalau tidak mau menyebutnya sebagai dagelan, yang menyoal status kewarganegaraan. Saya tak tertarik melirik problem prosedural yang ujung-ujungnya menyalahkan pihak-pihak tertentu: presidennyalah, tim penasihatnyalah, orang yang bersangkutan sendirilah. Problem itu menjadi dagelan karena pada latar belakang problem itu ada substansi tersembunyi yang mestinya sarat persoalan kepentingan.… Read more

  • Lagi-lagi Duit

    Lagi-lagi Duit

    Entah untung atau celaka, saya belum pernah mencicipi narkoba dalam bentuk populernya. Satu-satunya pengalaman yang saya punya hanyalah bahwa sewaktu di SMA saya mendapat kiriman beberapa bungkus plastik bubuk putih dari pengirim yang tak saya kenal (wong tak tertera juga nama dan alamat pengirimnya). Bubuk putih dalam plastik itu diletakkan dalam lipatan brosur yang menerangkan… Read more

  • Hukum Membebaskan

    Hukum Membebaskan

    Orang sering mengasosiasikan perintah atau aturan dengan kewajiban. Ini bukannya tanpa alasan dan memang masuk akal karena aturan tentu saja dibuat supaya ditaati. Mungkin ada juga instansi yang membuat aturan supaya bisa dilanggar, tetapi kita tahu sendiri bagaimana kualitas instansi seperti itu: amburadul. Sebaliknya, asosiasi aturan dengan kewajiban juga bisa membuat hidup orang jadi sedemikian… Read more

  • Ngimpi Doa

    Ngimpi Doa

    Ini sharing pengalaman yang berhubungan dengan yang dirayakan Gereja Katolik hari ini: Maria diangkat ke surga. Ini semestinya dirayakan tanggal 15 Agustus, tapi di Indonesia, mungkin justru karena untuk memberi suasana perayaan, hari perayaannya digeser ke hari Minggu terdekat. Yang hendak saya bagikan bukan substansi perayaannya. Sewaktu kuliah filsafat, di akhir tahun pertama, seorang teman memberitahu… Read more

  • Minoritas oh Minoritas

    Minoritas oh Minoritas

    Saya belum bisa menjawab pertanyaan mengapa murid-murid Yesus memarahi orang yang membawa anak-anak kepada Yesus. Siapa orang yang membawa anak-anak itu, entahlah. Kemungkinan besar ya ibu mereka. Kiranya mereka membawa anak-anak itu kepada Yesus untuk diberkati, diberi restu supaya kelak ‘jadi orang’. Lah! Persis mungkin dari situlah kita bisa menjawab pertanyaan tadi. Ungkapan ‘jadi orang’… Read more