• Menabur Benih Menuai Badai?

    Menabur Benih Menuai Badai?

    Selesailah sudah lokakarya mengenai identitas ilmu ketak-ketik dan saya mesti mengakui bahwa ini ilmu ‘baru’ bagi saya. Dulu saya mengira ini adalah corong ilmu teologi (karena memang dikategorikan sebagai bagian dari teologi praktis) tetapi sekarang tersadarlah saya bahwa tidak begitu halnya. Ilmu Kateketik bukanlah corong bagi teologi bahkan meskipun terhubung dengan teologi karena Kateketik punya… Read more

  • Kenapa Nangis?

    Kenapa Nangis?

    Sebagian laki-laki kebingungan kalau melihat perempuan menangis, tak mengerti mesti berbuat apa. Seperti misteri, tangisan perempuan mengundang orang untuk melibatkan dirinya dalam drama kehidupan si perempuan. Lebih misterius lagi tangisan perempuan yang ada dalam batinnya: mereka yang dengan setia mencintai suaminya yang amburadul, mereka yang berbela rasa dengan anak-anak yang durhaka. Perempuan-perempuan macam ini bisa… Read more

  • Bukan Sulap Bukan Sihir

    Bukan Sulap Bukan Sihir

    Kenapa di tempat-tempat yang ‘agamis’ justru marak praktik korupsi? Atau, kenapa di tempat yang orangnya begitu sensitif dengan agama justru merebak praktik kekerasan? Atau, kalau mau lebih luas dan longgar dirumuskan, mengapa praktik katekese atau dakwah tidak menjamin kualitas moral tertentu (agama tak menjamin moralitas)? Pertanyaan itu kiranya juga berlaku bagi aneka bentuk pendidikan atau pembinaan… Read more

  • Ketak Ketik

    Ketak Ketik

    Hari-hari ini saya terfokus pada lokakarya mengenai ilmu kateketik, yang mungkin bagi 99,99% rakyat Indonesia adalah barang asing. Untuk saya sendiri sebetulnya juga itu asing sebelum mengikuti lokakarya ini. Kata kateketik sendiri memang tak ada dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. Paling dekat dengan itu barangkali adalah kata ketak-ketik seperti yang saya lakukan sekarang (dengan hati yang berketak-ketik).… Read more

  • Susah Ya Mendengarkan?

    Susah Ya Mendengarkan?

    Ada orang-orang tertentu yang mendengarkan orang lain dengan kuda-kuda untuk menjawab atau membantahnya. Ini sikap yang dibangun orang yang mungkin butuh afirmasi diri atau mungkin sedang bermusuhan atau mungkin ada situasi lain yang pokoknya membuatnya tak bisa sungguh-sungguh mendengarkan, maunya cuma menyodorkan apa yang ada di kepalanya. Sikap macam ini tidak compatible dengan kondisi yang disodorkan… Read more

  • Takhayul Bego’

    Takhayul Bego’

    Mengenang kekonyolan masa kecil memang bisa bikin senyum-senyum sendiri karena bisa menyadarkan diri betapa bego’nya diri ini. Saya pernah cerita soal takhayul dalam posting ‘Apa Pun Agamanya‘ yang menjadikan bola basket sebagai alatnya. Itu tidak hanya terjadi sewaktu saya hendak memutuskan untuk masuk SMA Seminari atau tidak, tetapi juga, ini yang bikin senyum-senyum sendiri, untuk… Read more