• Kau Tercipta untuk ‘Ku

    Kau Tercipta untuk ‘Ku

    Judul posting ini adalah judul lagu melow yang saya pura-pura tak tahu saja kapan populernya, supaya gak ketauan berapa umur saya, haaaaa [padahal semua juga sudah tahu umur saya 27 tahun]. Sudah sejak zaman Yesus, bahkan sebelumnya, substansi tema lagu melow ini populer. Yohanes Pembaptis yang dipenjara dalam teks hari ini dikisahkan mengutus dua muridnya… Read more

  • Jamu Jarak

    Jamu Jarak

    Judul ini, akronim dari jaga mulut jangan rakus, diungkapkan seorang dokter pemrakarsa rumah sakit apung, dr. Lie Dharmawan, yang untuk sekian lama melihat dan mendengar panggilan batinnya untuk membantu masyarakat miskin di tempat-tempat terpencil, tetapi ia tidak semerta-merta menanggapinya secara positif. Dalam doanya ia seolah menghindari panggilan suara batinnya itu: jangan saya, Tuhan; saya tak… Read more

  • Religious Lag

    Religious Lag

    Jet lag, sebagian besar dari kita sudah pernah dengar: extreme tiredness and other physical effects felt by a person after a long flight across several time zones. Maksudnya, kecapekan yang dialami orang yang kebanyakan main basket di Timezone, haaaa krik krik krik. Religious lag, belum pernah saya dengar, tetapi kiranya bisa dikategorikan dalam suatu institutional… Read more

  • Jadi Aku Mesti Gimana?

    Jadi Aku Mesti Gimana?

    Anda mungkin sering mendengar pembawa acara mempersilakan pembicara dengan kalimat aneh. Misalnya: waktu dan tempat kami persilakan. Piye jal, ini orang menyuruh waktu dan tempat untuk tampil di panggung atau bagaimana? Ungkapan lain mungkin sedikit lebih masuk akal: waktu dan tempat kami haturkan. Maksudnya tentu ia memasrahkan waktu dan tempat kepada pembicara. Akan tetapi, siapa… Read more

  • Antara Wife dan Wifi

    Antara Wife dan Wifi

    Beberapa orang miskin duitnya buanyuaaaaak sekali. Loh piye sih? Duit banyak kok miskin? Ya iya donk karena cuma itu yang mereka punya! Tapi kan dengan duit mereka bisa beli banyak barang yang dibutuhkan? Betul, bisa beli barang-barang konkret, yang bisa ancur seketika entah karena kejahatan atau bencana alam, misalnya. Barang-barang abstrak yang mereka miliki pun… Read more

  • Kebal Kritik, Bebal mBribik

    Kebal Kritik, Bebal mBribik

    Menerima kritik tak selalu mudah. Orang cenderung defensif, apalagi yang merasa diri punya kebenaran tingkat dewa. Jika sedikit bijak, orang tak perlu defensif justru karena paham bahwa setiap orang punya keterbatasan. Orang yang menyampaikan kritik pun tak luput dari keterbatasan (entah substansi ataupun metodenya). Maka, bisa jadi kritiknya kurang tepat sasaran. Orang yang dikritiklah yang… Read more