Collect moments, not things.
-

Agama Ateis
Apapun merk radio, buatan manapun, jika tak ada antenanya, apapun modelnya, hanya akan berfungsi sebagai replika radio dan takkan pernah bisa menangkap sinyal elektromagnetik yang jadi bahan untuk diolah menjadi sinyal listrik yang output-nya suara. Pada televisi model lama, tanpa antena, kiranya sinyal elektromagnetik itu hanya diterjemahkan sebagai ratusan ribu semut yang bergerak acak ke… Read more
-

Transparan Lebih Asik
Anda pernah dengar istilah Johari Window, bukan? [Ini pertanyaan rada naif juga di era internet.] Kenapa pikiran saya ke sana? Karena sewaktu mendoakan teks Injil hari ini muncul pertanyaan: kok bisa-bisanya Yesus menilai orang-orang Farisi yang dilihatnya sebagai orang munafik? Bukankah kemunafikan itu adanya di hati orang? Bagaimana mungkin orang melihat hati orang? Dalam Johari… Read more
-

Is Conscience Dead?
Orang yang bukan penutur asli bahasa Inggris, misalnya Yesus, mungkin tak tahu perbedaan antara pengucapan kata science dan conscience, seolah-olah bedanya cuma suku kata con. Akan tetapi, bahkan kalaupun Yesus tak tahu perbedaan pengucapan dua kata itu, ia tak perlu malu mengakui kesalahannya dan tinggal mengoreksinya saja. Itu gampang. Yang susah itu menindaklanjuti apa yang diwartakan Yesus… Read more
-

Beriman = Bermain
Hidup modern semestinya mempermudah orang untuk melakukan sesuatu dan memang modernitas teknik bertujuan mempermudah hidup manusia (meskipun ada kontradiksinya juga, mau simple malah jadi runyam karena tingkat ketergantungan yang begitu tinggi pada peranti tertentu). Kita bersyukur bahwa aneka kemudahan teknis bisa kita nikmati seiring perkembangan zaman, thanks to sekolah atau fakultas teknik! Tetapi, meskipun ilmu teknik itu bertujuan mempermudah… Read more
-

Agama Topeng Monyet
Saya tak begitu paham mengapa orang bernalar begini: daripada jadi orang beragama malah munafik, lebih baik tak usah beragama, yang penting moralnya baik. Implikasinya terwujud dalam tindakan juga: orang enggan mendirikan salat lima waktu, malas ke gereja setiap minggu, atau sama sekali tak memedulikan yang tabu. Alasannya pun wagu: daripada munafik! Padahal, kalimat lengkapnya sebenarnya… Read more
-

Apa Pun Agamanya…
Sewaktu hendak memutuskan untuk masuk seminari atau SMA ‘biasa’, saya benar-benar mencari petunjuk dari Tuhan sendiri, melalui bola basket: three point lebih dari lima dalam sepuluh kali lemparan berarti saya masuk seminari. Karena lima lemparan pertama tidak ada yang masuk, lantas saya ganti parameternya: empat three point dari lima lemparan; bukankah itu lebih tinggi prosentasenya… Read more
