Collect moments, not things.
-

Otak di Balik Hukum
Ini dagelan kuno lagi. Tokohnya tetap Tiwal dan Tiwul. Setelah menerima gaji bulanan, Tiwal menawarkan permainan berbau-bau judi kepada Tiwul. “Kamu melontarkan pertanyaan ke aku. Kalau aku gak bisa jawab, aku bayar kamu 10 ribu rupiah. Sebaliknya, nanti kalau aku tanya kamu dan kamu gak bisa jawab, kamu bayar aku 20 ribu. Pertanyaannya harus seputar… Read more
-

Emas Murni Ada. Hati Murni?
Kemarin Gereja Katolik merayakan Hati Yesus yang Mahakudus (sapa yang nanya‘). Hari ini dirayakan hati tersuci Santa Perawan Maria, tapi bacaan dari Kitab Sucinya tak menyebut kata ‘hati’ sendiri. Bacaan pertama bicara soal pendamaian Allah dan dunia melalui Kristus sedangkan bacaan Injil omong soal sumpah. Meskipun tak ada kata ‘hati’ dalam dua bacaan itu, pokok… Read more
-

Hukum Mati Pembunuh Angeline?
Adakah yang tak terketuk pilu atas tragedi yang menimpa Angeline, gadis mungil nan cantik, belakangan ini? Bahkan pembunuhnya pun bisa terketuk rasa pilu (kalau ia sadar atau darahnya menghangat). Akan tetapi, rasa pilu yang orisinal pun tidak mengembalikan nyawa Angeline. Tidak juga reaksi spontan yang terpicu oleh rasa pilu itu: hukum mati pembunuh Angeline! Reaksi… Read more
-

Murah, Murahan
Tak banyak orang yang percaya pada kemurahan hati sehingga apa saja yang gratis cenderung malah dicibir dan apa yang murah cenderung dianggap murahan. Di dunia ini tak ada yang gratis, katanya. Bersyukur saya mengurungkan niat seorang karyawan untuk mengikuti seminar mengenai perencanaan keuangan dengan biaya kontribusi dua juta rupiah. Pesertanya terbatas, hanya dua ratus orang.… Read more
-

Taat Itu (Tak) Sederhana
Ketaatan manusiawi tak pernah sesederhana ketaatan kawanan bebek pada leader mereka justru karena setiap orang punya hati nurani. Kalau taat itu sederhana, tentu tak mungkin ribuan imam setelah Konsili Vatikan II meninggalkan hidup selibat karena hidup selibat sudah ada hukumnya; orang tinggal menuruti saja apa yang tertera pada hukum itu. Jika taat itu sederhana, tentu… Read more


You must be logged in to post a comment.