Collect moments, not things.
-

Lebay sama Hukum
Pentakosta mengakhiri masa Paska dan mengawali masa biasa dalam penanggalan Liturgi Gereja Katolik. Jelas tidak berarti Roh Kudus habis dikonsumsi para rasul, tetapi Roh Kudus senantiasa mencari bentuk manifestasi dalam hidup yang serba biasa, entah biasa di dalam (lingkup Gereja) maupun biasa di luar (lingkup Gereja). [Tapi memangnya ada ya yang di luar lingkup Gereja?… Read more
-

Ribut Melulu di Dalam?
Ini contekan dari kotbah tetangga sebelah yang mempermainkan kata luar biasa dan biasa di luar. Poinnya, peristiwa Pentakosta itu ya sebetulnya peristiwa biasa saja. Selama tujuh minggu pasca kebangkitan, para rasul tetap diliputi rasa takut terhadap orang-orang Yahudi (padahal mereka itu ya orang Yahudi) sehingga mereka ngendon di senakel, kamar loteng. Paling-paling keluar untuk beli… Read more
-

Makin Suci, Makin Banyak Dosa
Teks Injil hari ini termasuk familiar: Yesus tiga kali menanyai Petrus apakah ia mencintai Yesus. Mari kita buat yang tidak familiar. Bayangkanlah, ketika Yesus bertanya untuk pertama kalinya, “Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?” dan langsung sedihlah hati Petrus karena pertanyaan itu lalu berkata kepada Yesus: “Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa… Read more
-

Catatan untuk Seksi Liturgi (3)
Ini dagelan zaman jebot tapi cocok untuk menempatkan kekisruhan beberapa pihak mengenai tata perayaan liturgi Gereja Katolik. Saya tidak mengerti mengapa ada pihak yang memakai media sosial untuk menampung kekisruhan virtual (tetapi real, ada dalam kepala orang-orang yang masuk dalam polemik itu) mengenai tata perayaan liturgi seolah-olah itu adalah pokok terpenting hidup manusia (bahkan Yesus… Read more
-

Iman Sama Agama Beda
Judul posting ini bisa dimengerti “iman sama agama itu beda” dan “imannya sama, agamanya beda”. Mengenai iman yang sama dan agama yang berbeda sudah sedikit disinggung di sini. Sedangkan soal bahwa iman dan agama itu berbeda, sudah diandaikan dalam blog ini: blog ini lebih concern pada pengembangan iman daripada penggelembungan agama. Tentu, karena background penulisnya… Read more

