Collect moments, not things.
-

Jangan Jadi Garam Dunia!
Kata-kata janda Sarfat menarik perhatian: sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati. Ini adalah pernyataan yang menunjukkan betapa janda itu ada dalam kemiskinan yang memuncak di tengah situasi kekeringan dan kelaparan di wilayah itu. Elia… Read more
-

Latihan Doa 20: Mengampuni mereka yang telah melukai kita
1. Persiapan Doa (5-15 menit) Memilih (baca semua secara sepintas lalu memilih salah satu yang dianggap menyentuh hati), menyiapkan bahan doa: – Mat 18,21-35 (Mengampuni dari hati) – 1Kor 13,1-13 (Cinta tidak rempong dengan hal-hal yang hanya mencederai diri) – Yoh 8,1-11 (Perempuan yang tertangkap berzinah) – Luk 6,27-36 (Hendaklah kamu berbelas kasih seperti Bapamu)… Read more
-

Ciri Orang Terberkati…
Nabi Elia ini seperti Mr. Bean, jatuh dari langit: gak jelas asal-usulnya sehingga orang Yahudi tergoda untuk menganggapnya sebagai malaikat yang dikirim dari surga. Tetapi rasul Yakobus menegaskan bahwa Elia adalah manusia biasa seperti kita (Yak 5,17). Elia menubuatkan kelaparan Israel (tiga setengah tahun tanpa embun sekalipun) dan selama masa kelaparan itu ia ‘bersembunyi’ di… Read more
-

Keluarga Vital: Alternatif (3)
Adalah Luce Irigaray, seorang feminis Perancis, psikoanalis dan filsuf, yang berbeda dari feminis lainnya, mempertahankan lembaga modern: agama. Menurut Irigaray, agama gak isa disingkirkan, tetapi harus ditransformasi (Ward, 1998). Pernyataan ini bisa diberlakukan juga bagi keluarga modern karena secara psikologis, agamalah yang berpengaruh kuat dalam tradisi modern sebagai landasan hati nurani. Maka, jika agama harus… Read more
-

Keluarga: Hancurnya Modernisme? (2)
Dua paradigma keluarga (modern dan posmodern) gak perlu dihubungkan secara zero-sum (saling meniadakan, mengalahkan), seolah yang muncul terakhir menghilangkan karakteristik paradigma terdahulu. ‘Modernisme dan posmodernisme’ bukanlah konsep waktu, melainkan ketegangan posisi filosofis (Ward, 1998). Selain itu, pada kenyataannya posmodernisme, sekurang-kurangnya secara eksplisit, gak menentang adanya keluarga inti. Posmodernisme hanya mengkritik keluarga tradisional dengan prinsip kebenaran… Read more
-

Keluarga: modern vs posmodern (1)
David Elkind, seorang pakar studi anak pada Tufts University, mensinyalir adanya pergeseran paradigma mengenai keluarga: dari paham modern ke posmodern. Kok bisa? Lha karena ternyata kekerasan dalam keluarga inti malah lebih umum: pelecehan anak, pembunuhan oleh orang yang dikenal. Selain itu, menurut studi juga perilaku yang tampak paling patogenik (orang tua omong halus tapi perilakunya… Read more

You must be logged in to post a comment.