• Pilihan Tak Cerdas

    Pilihan Tak Cerdas

    Teks bacaan hari ini mengisahkan pilihan yang berkebalikan dari perumpamaan minggu lalu, pilihan yang tidak cerdas. Ini cerita tentang sosok orang yang kaya yang hanya berpikir mengenai hidup hari ini tanpa mempertimbangkan bahwa hidupnya punya awal tetapi juga akhir. Akibatnya, belum juga sempat membangun persahabatan yang awet [yang tidak identik dengan memperbanyak pertemanan baik di Read more

  • Good Servant Bad Master

    Good Servant Bad Master

    Lagi-lagi penasaran dengan terjemahan teks Injil. Hari ini menyangkut penilaian terhadap hamba yang ‘tidak jujur’  dan mak clinglah saya terpukaw: jebulnya selama ini saya keliru memahami ceritanya [njuk kalo saya saja keliru, gimana orang yang baca Kitab Suci saja belum tentu seminggu sekali ya?😂]. Ide pokoknya sih tidak berbeda dari posting terdahulu: Memilih Sahabat. Akan tetapi, Read more

  • Mrucut 2

    Mrucut 2

    Tak sedikit orang mencari kebahagiaan dalam hidupnya, tetapi yang dijumpainya hanyalah kesenangan demi kesenangan. Banyak pula yang menghindari penderitaan, tetapi yang dilihatnya hanyalah rangkaian duka nestapa tanpa makna. Dalam salah satu referensi perkuliahan dalam blog ini, sudah saya sampaikan bahwa teori kebahagiaan tidak terjerembab pada paradigma tentang sumber kebahagiaan yang sumbernya bersifat melulu eksternal (sederhanakanlah Read more

  • Benci: Benar2 Cinta?

    Benci: Benar2 Cinta?

    Penasaran saya terhadap teks bacaan hari ini terjawab. Mengapa Lukas menyodorkan perintah Yesus yang rada-rada gimana gitu: jika orang datang kepadaku tetapi tidak membenci orang tuanya, isteri, anak, dan lain-lainnya itu, ia tidak bisa jadi muridku! Kata membenci itu loh yang bikin saya penasaran. Teks lain, seperti Matius, masih lebih mudah dimengerti: barangsiapa lebih mencintai Read more

  • Basic Leadership

    Basic Leadership

    Gaya kepemimpinan seseorang bergantung pada bagaimana dia memberikan arahan, mengimplementasikan rencana, dan memotivasi orang untuk menyelesaikan atau mencapai tujuan tertentu. Di mana pun pemimpin berada, gaya kepemimpinannya memengaruhi suasana hati atau mental mereka yang bekerja dan alur atau sistem kerjanya sendiri. Dua kategori dasar gaya kepemimpinan bergantung pada hal tersebut: task-oriented atau people-oriented (juga dikenal Read more

  • Dari Teologi ke Sains

    Dari Teologi ke Sains

    Jika filsafat tak dapat menjawab pertanyaan mengenai makna hidup dengan rasionalitasnya belaka, apakah teologi yang rasionalitasnya terbumbui iman bisa menjawabnya? Apakah persoalan makna hidup ini bisa diselesaikan dengan keyakinan semacam “Tanpa Tuhan, tiada bermaknalah hidup ini” atau “Hidupku tak berarti tanpa Yesus” dan semacamnya? Kalau iya, apa harus begitu juga? Dulu pernah muncul adagium philosophia Read more