Collect moments, not things.
-

Bersih-Bersih
Saya tak tahu apa yang dirasakan presiden RI saat ini, yang punya wawasan dari Sabang sampai Merauke dengan kepentingan politik yang begitu beragam, dengan sisa-sisa akar feodalisme yang meninggalkan kultur mediocre di setiap lapisan. Yang saya tahu persis, saya merasa discouraged: berjibaku menulis tentang visi keadilan sosial di tengah-tengah bangsa yang menjadikan visi itu sebagai… Read more
-

Sepuluh Persen
“Ya Tuhan, saya tidak pantas [bahwa] Tuhan datang pada saya, tetapi bersabdalah saja, maka saya akan selamat” Memang, Anda bisa sembuh dari sakit, tetapi belum tentu selamat. Sebaliknya, Anda bisa saja selamat, tetapi belum tentu bebas dari sakit. Buktinya seabrek. Secara sepintas, narasi teks bacaan hari ini menyodorkan salah satunya: sepersepuluh saja yang secara eksplisit… Read more
-

Hamba Tiada Guna
Apakah iman seseorang bisa ditambahi atau dikurangi? Bertambah atau berkurang? Ini pertanyaan dan saya tidak hendak menjawabnya. Saya setengah mati menjelaskan istilah teknis fides qua dan fides quae kepada adik-adik kelas saya, tetapi entahlah apakah penjelasan saya itu menambah atau mengurangi kejelasan.🤭 Karena Anda bukan adik kelas saya, baiklah saya pakai istilah teknis lain yang… Read more
-

Pilihan Tak Cerdas
Teks bacaan hari ini mengisahkan pilihan yang berkebalikan dari perumpamaan minggu lalu, pilihan yang tidak cerdas. Ini cerita tentang sosok orang yang kaya yang hanya berpikir mengenai hidup hari ini tanpa mempertimbangkan bahwa hidupnya punya awal tetapi juga akhir. Akibatnya, belum juga sempat membangun persahabatan yang awet [yang tidak identik dengan memperbanyak pertemanan baik di… Read more
-

Good Servant Bad Master
Lagi-lagi penasaran dengan terjemahan teks Injil. Hari ini menyangkut penilaian terhadap hamba yang ‘tidak jujur’ dan mak clinglah saya terpukaw: jebulnya selama ini saya keliru memahami ceritanya [njuk kalo saya saja keliru, gimana orang yang baca Kitab Suci saja belum tentu seminggu sekali ya?😂]. Ide pokoknya sih tidak berbeda dari posting terdahulu: Memilih Sahabat. Akan tetapi,… Read more
-

Mrucut 2
Tak sedikit orang mencari kebahagiaan dalam hidupnya, tetapi yang dijumpainya hanyalah kesenangan demi kesenangan. Banyak pula yang menghindari penderitaan, tetapi yang dilihatnya hanyalah rangkaian duka nestapa tanpa makna. Dalam salah satu referensi perkuliahan dalam blog ini, sudah saya sampaikan bahwa teori kebahagiaan tidak terjerembab pada paradigma tentang sumber kebahagiaan yang sumbernya bersifat melulu eksternal (sederhanakanlah… Read more
