• Klerikalisme

    Klerikalisme

    Beberapa tahun yang lalu Paus Fransiskus pernah menyampaikan kritik kerasnya terhadap Gerejanya sendiri. Tentu, beliau mengkritik (lebih dulu) dirinya sendiri, bukan karena beliau melakukan kejahatan, melainkan karena beliau adalah bagian dari struktur yang di dalamnya terjadi tindak kejahatan. Salah satu hasil autokritiknya ialah bahwa segala bentuk klerikalisme mesti dilawan. Itu juga mengapa beliau melontarkan kata-kata Read more

  • God’s Image

    God’s Image

    Dulu sekali saya pernah mengungkapkan keyakinan saya bahwa iman itu lebih dari perkara teknis menuruti petunyuk.  Hal serupa saya kira juga berlaku untuk cinta: lebih dari perkara teknis menyenangkan orang lain. Begitulah saya membaca teks bacaan kedua pada hari ini. Kedua perintah yang disebutkan Guru dari Nazareth itu bukan perintah baru. Orang Yahudi setiap hari Read more

  • Sahabat Pesta

    Sahabat Pesta

    Kalimat terakhir kutipan Injil hari ini sudah kerap dipakai untuk omong soal sedikitnya orang yang (mau) jadi imam dalam Gereja Katolik. Ndelalahnya, hari ini gèng saya melantik alias menahbiskan [ato menasbihkan sih?] delapan calon  imam (disebut diakon, tidak ada hubungannya dengan prodiakon, kecuali jika yang bersangkutan orang tuanya anggota kelompok prodiakon). Semoga tidak ada yang Read more

  • Shelter Ihsan

    Shelter Ihsan

    Barangkali pada masa susah mendapatkan pekerjaan seperti sekarang ini, orang baru memperhatikan makna kerja; meskipun mungkin pemaknaannya bisa dangkal juga: cuma demi sesuap nasi atau sebongkah berlian. Ini kelakar Uskup saya, dan sungguh-sungguh saya terima sebagai kelakar karena memang Uskup saya ini pakarnya kelakar. Dalam suatu pertemuan dengan sekitar 150 anggota tarekat saya, ketika seluruh Read more

  • Kemerdekaan Masih Jauh

    Kemerdekaan Masih Jauh

    Dulu saya kerap mendengar nasihat “Belanda masih jauh” kepada mereka yang terburu-buru menyelesaikan sesuatu. Jadul memang, tapi tetap relevan karena kemerdekaan masih jauh (apaan sih?).Kemerdekaan sejati memang masih jauh, dan mungkin akan tetap jauh selama orang menambatkan dirinya pada aspek formal belaka. Lebih tepatnya, jika aspek formal itu tak sambung dengan yang substansial. Aspek formal itu Read more

  • Follower

    Follower

    Kata kerja yang bisa jadi penghubung dua bacaan hari ini adalah “mengikuti”. Ini kata kerja transitif, yang membutuhkan objek. Dalam teks bacaan pertama objeknya adalah “allah lain”, sedangkan dalam bacaan kedua adalah “aku”. Yang pertama menunjukkan jalan kehancuran, yang kedua jalan hidup abadi. Pertanyaan untuk orang beriman sekurang-kurangnya mesti melibatkan dua objek itu: apakah mau Read more