Author: romasety

  • Live Each Day

    Live Each Day

    Bisa dimaklumi bahwa orang meyakini dua dunia karena keterbatasan indranya: dunia orang mati dan dunia orang hidup. Padahal, Allah adalah Allah orang hidup, bukan Allah orang mati. Njuk gimana dunia orang mati itu dong, mosok mereka tanpa Allah? Minggu lalu, om saya, yang dulu saya ceritakan mengikhlaskan topi yang tertinggal di taksi, dalam doa…

  • Celeng Kabeh

    Celeng Kabeh

    Teks bacaan hari ini menantang paham takdir mengenai keselamatan, yang saya singgung pada posting Kaya Masuk Surga beberapa hari lalu. Nuansa teks ini jelas: “Apa urusan Anda menanyakan hal itu?” Tiada gunanya orang tahu mengenai sedikit banyaknya orang yang diselamatkan selain untuk kepuasan kognitifnya. Anda tahu sendiri, kan, bagaimana orang…

  • Micin Ganti Presiden

    Micin Ganti Presiden

    Kalau semua peristiwa tragis di negeri ini memarakkan tagar 2019 ganti presiden, memang kelihatan jelas bahwa gerakan tagar itu sungguh masif dan absurd. Di mana absurdnya? Di ambang batas kewarasan berpikir: bagaimana mungkin segala hal mesti ditautkan dengan presiden, kok bisa tragedi yang merenggut nyawa sekian ratus atau sekian ribu…

  • Jembatan Gratis

    Jembatan Gratis

    Seorang teman biasanya mengundang umat untuk berdiri dan membungkukkan badan setelah mendengar teks bacaan hari ini mengenai perempuan yang selama delapan belas tahun bungkuk. Maksudnya tentu untuk mengajak umat mencicipi bagaimana rasanya bungkuk selama setengah menit saja. Sayangnya, hari ini ia tak mengajak kami melakukannya, karena perut kami tak mengizinkannya,…

  • Know your sixth sense

    Know your sixth sense

    Indra keenam, saya kira, sudah selalu dikonotasikan orang sebagai kemampuan extra sensory perception (ESP) dalam parapsikologi [apa maneh jal]: mendengar suara halus di kejauhan, melihat aura, makhluk halus, dan sebagainya. Akibatnya, kebanyakan orang beragama bahkan tidak sadar bahwa mereka sebetulnya punya indra keenam. Apa itu indra keenam orang beragama? Iman!…

  • Kaya Masuk Surga

    Kaya Masuk Surga

    Percayakah Anda pada predestinasi alias takdir? Kemarin kami omong soal Max Weber dan Etika Protestannya. Yang saya camkan ialah bahwa Gereja Protestan aliran Kalvinis yang diteliti Max Weber itu sudah tiada. Buktinya ialah bahwa di wilayah mayoritas warga beragama Protestan, masyarakatnya tak pernah beranjak dari kemiskinan. Saya lupa nama tempatnya,…