Author: romasety
-

Kerendahhatian Képologis
Epistemological humility kelihatan sangar. Sederhanakan saja epistemologi sebagai kepologi, ilmu perkepoan, sehingga epistemological humility jadi kerendahhatian orang kepo. Apa pentingnya kerendahhatian kepologis? Ini penting demi identitas kekepoannya sendiri. Kalau orang kepo tak rendah hati, ia malah berhenti jadi kepo, tak ngerti batas kekepoan. Ujung-ujungnya, ia bisa mengklaim punya pengetahuan final, komplet, utuh, sempurna, dan sejenisnya. Padahal, ini slogan kerendahhatian…
-

Pantang Internet?
Anda mungkin masih ingat sekelompok onta, begitu teman saya menyebutnya, yang hendak memboikot medsos buku wajah. Saya tak mengikuti berita bagaimana mereka memboikotnya, mungkin dengan login lalu segera logout, atau install aplikasi lalu menguninstallnya, atau entah bagaimana. Pokoknya, maksudnya mereka mau putus hubungan dengan medsos produk Barat itu. Ada baiknya juga loh belajar dari kelompok…
-

Tiada Agama selain Jalan
Setiap orang yang mau meneladan gurunya, dia mesti menyangkal dirinya, menanggung kesusahannya dan mengikuti gurunya itu. Coba kalau yang menyangkal dirinya malah si guru, apa murid ini gak malu? “Siapa lu?” Bayangkan kalau guru karate terus-menerus mematahkan baja untuk muridnya setelah ia memberi contoh, njuk kapan belajarnya si murid? Pokoknya, si murid itu mesti…
-

Puasa dari Valentine
Anda pasti tidak bisa membaca tulisan נְדָבָה, bahkan dari cara melihatnya saja sudah ketahuan bahwa Anda tak bisa membacanya. Kalau Anda bisa, berarti saya salah [gitu aja kok repot], hahaha… Saya juga tidak bisa membacanya, tetapi zaman now memungkinkan saya mendapat informasi mengenai tulisan asing itu. Itu karakter Ibrani yang dalam…
-

Jogja, Kamu Bisa!
Memang tidak mudah membesarkan hati orang yang minim kepercayaan diri, seperti membuka hati orang yang hidup keagamaannya dangkal. Kenapa? Karena keduanya bisa mengambil wujud yang persis bertolak belakang. Orang minder memanifestasikan kesombongannya. Orang culun mengedepankan kepintaran versinya sendiri seakan-akan itulah kebijaksanaan tertinggi di semesta ini. Orang macam ini tak bisa mengevaluasi diri…
