Author: romasety

  • Syukur Ramah

    Syukur Ramah

    Tidak semua orang ramah itu menyenangkan karena bisa jadi keramahannya semata untuk kepentingan dirinya dengan melecehkan orang lain: rajin menjamah, eaaaa….. Semoga anak-anak senantiasa diajari untuk waspada terhadap jenis keramahan ini sehingga di kelak kemudian hari mereka bisa menjaga diri baik-baik. Teks hari ini menyodorkan banyak orang yang jadi ramah…

  • Mana Lampunya?

    Mana Lampunya?

    Pernahkah Anda mengendarai mobil dengan kecepatan cukup tinggi saat menjelang senja di jalanan dua arah tanpa divider dan dari arah depan tahu-tahu Anda tersadar ada motor yang ngebut berlawanan arah, mengambil jalur Anda pada jarak 10 meter? Mak tratap, mak jegagig dan mungkin mak lampir rasanya. Kenapa baru tersadar setelah jaraknya tinggal 10 meter…

  • Terbalik Neng

    Terbalik Neng

    Pernah dengar atau baca nama Kevin Carter? Saya yakin Anda pasti pernah, karena baru saja Anda membacanya. Dia seorang fotografer dari Afrika Selatan yang memperoleh penghargaan bergengsi Pulitzer Prize pada tahun 1994 karena foto fantastiknya yang dibuat di dekat feeding center. Anda sendiri merasakan kekuatan foto ini jika berkenan menatapnya…

  • Disturbing Truth

    Disturbing Truth

    Ada orang yang bisa membangun rezim dan mempertahankannya selama 30-an tahun. Ada yang cukup 10 tahun saja tetapi bisa jadi kelekatannya terhadap yang sepuluh tahun itu membuatnya lebih baper daripada yang 30-an tahun tadi (karena kelekatan tak bergantung pada durasi ‘kepemilikan’, tapi pada kemampuan menata batin). Durasi kekuasaan politik sosok…

  • Saya Disadap

    Saya Disadap

    Tidakkah Anda tersenyum (entah geli, pahit, kecut, terhibur, jengkel) karena kasus sadapan hari-hari ini? Kita sedang berada di dunia politik perkaretan, tarik ulur ke sana kemari, lompat ke sana kemari, dan itu bisa jadi sangat lucu seperti yang disodorkan klip berikut ini. Kita lihat di situ bahwa kelucuan terjadi karena…

  • Tontonannya Makin Asik

    Tontonannya Makin Asik

    Kebenaran itu mungkin asik ditonton, tapi gak asik dihayati atau dijalankan. Itulah yang sekarang ini sedang tergelar dalam panggung politik menjelang pilkada. Kita penonton mah asik-asik aja menyaksikan bagaimana tokoh-tokoh culun ditampilkan media. Kita maunya kebenaran versi kita (seperti juga maunya tokoh-tokoh culun itu terhadap versi mereka) terealisasi dalam drama kehidupan ini. Tapi apa emang kebenaran…