Author: romasety

  • We’re No Strangers

    We’re No Strangers

    Wanita Samaria ini mungkin membuat Yesus jatuh cinta. Tahu sendiri kan, kalo orang jatuh cinta ya apa aja bisa dibuatnya demi orang yang dijatuhcintainya itu (atau dijatuhinya cinta, atau dijatuhi cintanya? Mboh). Wanita ini ingin anaknya disembuhkan dari kerasukan setan dan ia mendengar bahwa Yesus itu bisa menyembuhkan orang seperti…

  • Sepiring Narkoba

    Sepiring Narkoba

    Alih-alih memberikan komentar atas teks bacaan hari ini, terpaksa saya menuliskan renungan lagi mengingat menjamurnya pola pikir monolitik dalam masyarakat. Apa sih pola pikir monolitik? Itu loh, yang cuma bisa memakai satu sudut pandang untuk melihat kenyataan dan sudut pandang itu tak boleh diutak-atik lagi bukan karena memang tak bisa…

  • Ayo Kabur

    Ayo Kabur

    Konon di alam ini ada tiga perilaku kunci: menyerang, kamuflase, dan kabur. Kadang kala kabur itu jadi pilihan yang sangat sehat dan bijak. Henri Laborit, seorang dokter, penulis, dan filsuf Perancis kelahiran Hanoi, pernah menulis buku berjudul Éloge de la fuite yang kurang lebih mendukung gagasan macam itu: di hadapan…

  • Bukan dari Apa yang Kaupunya

    Bukan dari Apa yang Kaupunya

    Bukan barang baru bahwa perang saudara bisa terjadi gara-gara warisan, dan ujung-ujungnya bahkan kematian. Nyawa orang pun jadi sia-sia, cuma gara-gara warisan! Lagi, ini contoh kebalikan dari semangat detachment: bukan bahwa orang gak boleh memiliki sesuatu (malah mungkin justru perlu memiliki sesuatu), melainkan bahwa jangan sampai sesuatu itu menguasai orang!…

  • Mati Lagi, Mati Lagi

    Mati Lagi, Mati Lagi

    Sebagaimana hukuman mati masih dilangsungkan di negeri ini, begitu pula blog ini tiada henti menyuarakan suara geli. Siapa tak gemes melihat narapidana bahkan dari dalam penjara masih bisa mengendalikan bisnis peredaran narkoba yang merusak banyak orang itu? Rasanya ingin mithês saja dia sampai mati, wong gak kapok-kapok! Biar kapok ya dibunuh aja toh?…

  • Sok Sibuk Lu

    Sok Sibuk Lu

    Lagi-lagi saya baru ngeh, meskipun ya pernah ikut kuliah Kitab Suci sih, bahwa dalam Injil Lukas ini kerap disodorkan narasi tokoh-tokoh yang ‘bertentangan’. Pada bab awal dikisahkan Zakaria yang lidahnya kelu karena kekurangpercayaannya, disusul dengan kisah Maria yang menjawab kabar malaikat secara positif. Figur bertentangan juga ada dalam kisah orang…