Author: romasety
-

Makin Tinggi, Makin Melayani
Ahli Taurat dan kaum Farisi adalah dua kelompok berbeda dalam masyarakat Yahudi, meskipun dalam beberapa hal bisa tumpang tindih. Ahli Taurat adalah kelompok penafsir profesional terhadap Taurat Musa, sedangkan kaum Farisi adalah ahli perkara-perkara teologi yang didasarkan pada Taurat Musa. Yesus mengakui fungsi resmi kaum Farisi sebagai penafsir Hukum Musa,…
-

Bukan Gaya Murahan
Kalau orang mendengar khotbah supaya umat beriman menunjukkan keimanannya dengan rajin menabung, menjaga kebersihan, suka membantu sesama, tidak pelit, ia boleh merasa sedang diberi nasihat-nasihat moral. Akan tetapi, jika ditawarkan kepadanya, “Hendaklah kamu murah hati, seperti Bapamu murah hati,” ia tidak sedang disodori nasihat moral. Yang disampaikan kepadanya adalah suatu…
-

Higher, Better Vision
Kenapa tempat pemujaan agama nenek moyang itu dibangun di pegunungan atau dataran tinggi? Pura Besakih, Candi Sukuh, Candi Dieng, Gedong Songo, misalnya. Mungkin karena di pegunungan bisa diperoleh material secara lebih mudah, tetapi mungkin juga karena kepercayaan orang bahwa gunung menjadi tempat perjumpaan manusia dengan Yang Ilahi. Jika dibangun di…
-

Abraham Samad-omba
Nama Abraham Samad belakangan ini mencuat sampai-sampai bacaan pertama hari ini pun mengisahkannya, meskipun dengan modifikasi: Abraham Samad omba (yeee garing!). Kisah ‘Abraham sama Domba’ itu dikenal dalam tradisi Yahudi, Kristen, dan Islam. Ada sekelompok penganut agama yang ribut soal siapa anak yang dikorbankan Abraham: Ismael atau Ishak (padahal jelas,…
-

Logika Paradoksal
Masih berkenaan dengan death penalty, ada kisah menarik dari Titus Brandsma, seorang imam Belanda yang menjadi musuh kaum Nazi dan akhirnya dijebloskan ke kamp konsentrasi di Dachau. Ia termasuk salah satu tawanan yang dibunuh dengan injeksi. Konon, saat menyodorkan tangannya untuk diinjeksi, ia berkata dengan hormat kepada perawat yang menyuntiknya,…
-

Death Penalty
Setiap kepala punya ide sendiri-sendiri mengenai hukuman mati, tetapi yang dituliskan di sini bukanlah ideologi, melainkan sikap atau pilihan fundamental terkait hukuman mati: tak pernah menginginkannya dan juga tak pernah menyetujuinya dengan argumentasi apa pun. Immanuel Kant punya ide sophisticated untuk menyokong hukuman mati dalam kasus pembunuhan (dan tampaknya hanya…
You must be logged in to post a comment.