Category: Daily Reflection

  • Inkubator

    Inkubator

    Konon filsafat dan dunia medis Yunani tak mengerti soal kehamilan pada perempuan. Bagi mereka, embrio adalah gabungan benih laki-laki dan darah menstrual. Jadi, perempuan itu ya cuma seperti mesin inkubator! Produsen manusia sejatinya adalah laki-laki, dengan menggunakan inkubator itu. Di situ tampaklah ketimpangan relasi laki-laki dan perempuan. Temuan ilmu pengetahuan…

  • Mulan 2020

    Mulan 2020

    Ada kalanya keluhan atau sambat lama kelamaan bertransformasi menjadi tindakan anarkis dan bahkan brutal. Teks bacaan hari ini melanjutkan cerita bagaimana orang yang pusat hidupnya ada pada hukum agama hendak menyingkirkan pribadi yang justru berniat baik mengembalikan hukum agama pada pusat hidup sejati, yaitu Allah yang sungguh murah hati. Menurut…

  • Takut Dosa 2

    Takut Dosa 2

    Ada istilah teknis agama yang bisa jadi disalahpahami banyak orang, entah beragama atau tidak, yaitu konsep dosa. Karena itu, biasanya orang kritis mencibir agama, tetapi tidak cukup kritis melihat koneksinya dengan hidup orang biasa. Yang beragama mereduksi dosa sebagai pelanggaran perintah Allah (yang cenderung diidentikkan dengan hukum agama). Yang tak…

  • In omnibus amare

    In omnibus amare

    Tetangga kamar saya di sini ada yang layak dijuluki sebagai raja sambal. Sudah biasa bikin sambal sendiri; makanan terpedas yang pernah saya pesankan pun sama sekali tak membuatnya kěpěděsan (bahasa Indonesianya gimana tuh, kan bukan kepedasan toh?). Teman lain ada yang dijuluki sebagai raja sambat. Tiada hari tanpa sambat. Hampir…

  • Detachment

    Detachment

    Pernah saya pergi ke Thailand untuk mengikuti suatu kursus kepemimpinan selama dua minggu. Masakan di tempat kursus sungguh enak; selalu habis, kecuali wadahnya. Beberapa kali kami juga pergi makan di luar, di sembarang rumah makan, dan nasib makanannya pun sama. Tak bersisa apa-apa di atas piring, kecuali sendok-garpunya. Benar-benar nak…

  • Tiramisù

    Tiramisù

    Saya punya keponakan yang sedang getol berbisnis dan dalam perbincangan dengannya terungkap bagaimana dalam bisnis yang dijalaninya itu ada filosofinya; juga dituntut komitmen, manajemen emosi, disiplin, dan seterusnya. Tentu saja filosofi, komitmen, manajemen emosi, dan seterusnya itu ada dalam bisnis lain juga. Yang menjadi pertanyaan saya: apakah filosofi dan seterusnya…