Category: Daily Reflection

  • Jalan Bareng

    Jalan Bareng

    Anda tentu pernah membaca istilah filantropi dan misantropi, kecuali Anda mengidap amnesia parah (wong baru saja Anda baca). Dua istilah itu merujuk pada sikap dasariah terhadap bangsa manusia: yang pertama positif, yang kedua negatif. Yang menganut filantropi biasanya aktif secara sosial dengan slogan kemanusiaan. Yang menghidupi misantropi biasanya menarik diri…

  • Bucin

    Bucin

    Kemarin tetangga kamar saya memimpin ibadat di rumah dan membagikan definisi cinta manusia yang diperoleh dari kuliah filsafatnya di Jerman. Dia sendiri berdarah Jerman seperti saya, cuma darah Jermannya original, tidak seperti saya. Definisinya sederhana sekali: mengembangkan diri pihak yang dicinta. Tidak ada kepentingan selain perkembangan diri pihak yang dicinta…

  • Berjudi dalam Tuhan

    Berjudi dalam Tuhan

    Pada awal milenium ini saya masih punya jiwa avonturir tinggi, termasuk ketika berkunjung ke Makau. Sayangnya, waktu di depan The Venetian Macao, jiwa avonturir mak slulup angslup dan mulut terkatup meskipun pintu belum tertutup. Duit saya pasti tak cukup. Seorang teman mengajak saya masuk, tetapi saya tahu dia punya uang…

  • Penting tapi Genting

    Penting tapi Genting

    Manakah elemen penting diri Anda yang sekaligus merupakan hal paling rapuh? Kalau Anda sobat ambyar yang baik, tentu Anda tahu. Kalau Anda bukan sobat ambyar yang baik, mungkin Anda butuh berguru pada Betharia Sonata, pelantun lagu hati yang ambyar.🤭 Teks bacaan kedua hari ini mengindikasikan bagian penting sekaligus rapuh itu dengan…

  • Where are you, Grace?

    Where are you, Grace?

    Apa kunci perbedaan damai yang diberikan Guru dari Nazareth dan yang diberikan dunia? Jawabannya ada pada alinea pembukaan UUD ’45: rahmat. Tanpa rahmat, kedamaian bersifat semu dan rentan terhadap aneka konspirasi dunia, meskipun ada keinginan luhur. Mengapa semu dan rentan? Karena bersyarat dan syaratnya semata bergantung pada konspirasi dunia tadi,…

  • Gratifikasi untuk Allah

    Gratifikasi untuk Allah

    Anda sudah tahu bagaimana nasib cinta yang dibangun atas dasar kata-kata semata: ambyar. Lucunya, seperti sudah diulas dalam posting Ambyar Sells beberapa hari lalu, keambyaran itu justru bisa lebih menarik orang banyak karena orang sudah tuman bin ketagihan terhadap yang ambyar-ambyar begitu. Ini bukan perkara narkoba semata, melainkan juga bahkan perkara rohani,…