Category: Daily Reflection

  • Sarana Receh

    Sarana Receh

    Drastic measures are not always good. Langkah-langkah drastis bin ekstrem tak selalu baik. Ini kritik Paus terhadap tafsiran salah seorang pemimpin Gereja lokal di Italia yang mengikuti lockdown Italia dengan menutup seluruh gerejanya. Bisa jadi ada momen ketika orang perlu mengambil langkah drastis, tetapi dalam kasus ini Paus rupanya tidak…

  • No Lockdown

    No Lockdown

    Kata lockdown begitu populer belakangan ini dan Anda tahu bahwa lockdown pun bisa jadi komoditi untuk politik, bukan? Saya terima pesan panjang via medsos yang berisi kekecewaan dan desakan seseorang kepada presiden supaya diterapkan lockdown. Saya sekubu dengan Jürgen Klopp, sadar diri bukan orang yang kompeten dalam teknis penanganan Covid-19,…

  • Ampuni Corona

    Ampuni Corona

    Jika Anda mengampuni, itu berarti membuka pintu untuk memerdekakan orang dan menyadari bahwa orang yang dimerdekakan itu tak lain ialah Anda sendiri. Begitu kira-kira kata Lewis B. Smedes. Tindak memaafkan rupanya lebih berkenaan dengan pengelolaan diri daripada wacana mengenai kesalahan, dosa, kejahatan, penderitaan, dan sejenisnya. Ayah yang murah hati dalam…

  • Tafsir Mimpi

    Tafsir Mimpi

    Mungkinkah orang yang tak punya kepercayaan diri memercayai orang lain? Ya mungkin saja, tetapi pada momen ia mulai memercayai orang lain, kepercayaan dirinya terbangun juga. Sekurang-kurangnya begitu deh. Bukan apa-apa, kalau orang tak krasan dengan dirinya sendiri, gimana ia mau krasan dengan orang lain? Bukankah ke mana-mana ia ‘membawa’ dirinya…

  • Korban Hoaks

    Korban Hoaks

    Saya tidak tahu mengapa tak ada yang melaporkan penyebar hoaks tentang agama. Apa jangan-jangan orang beranggapan bahwa agama itu hoaks ya?😁 Entahlah. Akan tetapi, masalah saya begini. Kalau orang menjelek-jelekkan agama Anda, siapakah yang sebetulnya dirugikan? Agama Anda, Anda pemeluknya, atau apa dan siapa? Contoh konkret. Anda sungguh-sungguh mantan pastor…

  • Menerima Kematian

    Menerima Kematian

    Elizabeth Kubler-Ross, seorang psikiatris, mengamati ada tahap-tahap kematian yang berbeda-beda pada mereka yang sekarat dan menderita penyakit terminal. Menurutnya, biasanya ada lima tahap dasariah yang dialami orang saat menghadapi kematian: (1) penolakan, (2) kemarahan, (3) tawar-menawar (4) depresi, dan (5) penerimaan. Ini saya kutip dari posting Latihan Doa 22. Pada…