Category: Daily Reflection

  • Idolak

    Idolak

    Berhala itu seperti kalau Anda di studio gym dan menjumpai dinding cermin. Ruangan terasa luas, dan Anda melihat diri Anda pada cermin dengan aneka hal di sekeliling. Anda masih bisa melihat seluruh badan Anda. Kalau Anda menatap mata Anda di cermin, hal-hal lain masih terlihat sebagai latar. Semakin mendekat pada…

  • Selera Eksklusif

    Selera Eksklusif

    Kalau menguasai perangkat lunak pengolah kata secara sempurna, Anda tentu pernah sekurang-kurangnya melihat karakter Cyrillic, yang disusun oleh orang yang diperingati oleh Gereja Katolik hari ini. Namanya Sirilus. Konon nama sebetulnya adalah Konstantinus, tetapi setelah masa tuanya ia menjadi pertapa dan mengambil nama Sirilus itu. Masa tuanya berbeda dari saudaranya, Metodius,…

  • Bijak Sana Sini

    Bijak Sana Sini

    Memang lain ladang lain belalang. Ini mengenang tokoh yang kemarin saya bilang punya koneksi 5G dengan Allahnya, tapi cuma waktu muda. Setelah jadi keladi, koneksinya merosot ke GPRS atau EDGE. Mungkin pikirnya perempuan-perempuan asing itu anugerah Allah ya, dan pikiran itu tidak keliru sih. Bukan cuma perempuan-perempuan asing, apa saja…

  • Bijaksini

    Bijaksini

    Tak ada orang lain yang dapat mengganggu hidup kita sampai kita mengizinkannya. Begitulah salah satu modifikasi pernyataan Guru dari Nazareth bahwa yang menajiskan bukan barang atau makanan yang masuk ke mulut melainkan yang keluar dari mulut. Tentu tidak dimaksudkannya kalau Anda sedang makan permen lalu khilaf dan permennya jatuh dari…

  • Jauh Bibir dari Hati

    Jauh Bibir dari Hati

    Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia. Kalimat itu saya ambil karena persis di tengah-tengah teks bacaan hari ini. Kalimat itu bisa dijelaskan oleh kalimat sebelum dan sesudahnya: Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari-Ku. Perintah Allah kamu abaikan untuk berpegang pada…

  • House of Love

    House of Love

    Orang Kristiani mengklaim bahwa Bait Allah yang dibangun Salomo itu hanyalah antisipasi Bait Allah yang sesungguhnya, yaitu yang disebut Yesus Kristus, tapi sering lupa bahwa Yesus Kristus itu adalah sosok yang approachable, yang sangat terbuka pada sentuhan kaum miskin dan tersingkir. Begitu bunyi kalimat yang muncul setelah mengontemplasikan dua teks…