Category: Daily Reflection

  • Ilusi Cinta

    Ilusi Cinta

    Kalau mau lucu-lucuan silakan buka link Youtube di bawah ini, kalau mau skip,Β sumonggo. Jadi lucu-lucuan aja kalau nada yang keluar dari mulut tak sinkron dengan melodi aslinya. Akan tetapi, kalau agama dan kehidupan gak sinkron, ini bukan lucu-lucuan lagi. Pada dinding medsos saya muncul beberapa foto dan meme mengenai anak-anak…

  • Pencinta Seragam

    Pencinta Seragam

    Hari ini saya terima dua kabar yang bertolak belakang: yang satu surat edaran kepala sekolah mengenai seragam wajib keagamaan di sekolah negeri (konon surat edaran itu sudah diminta DPRD untuk ditarik), yang lainnya sharing orang yang melepaskan dirinya dari seragam keagamaan itu. Maka saya memodifikasi teks bacaan hari ini: BUKAN…

  • Mengalah?

    Mengalah?

    Yang kerap jadi biang konflik adalah cara sesuatu dihadapi daripada halnya sendiri. Dua orang bisa sama-sama suka spaghetti carbonara [sepertinya saya lagi ngidam makanan pada tautan ini], tetapi keduanya bisa saja bertengkar karena yang satu menambahkan saus (sambal) ke dalamnya. Ini pengalaman saya sewaktu ditertawakan orang di Roma karena menambahkan…

  • Mukjizat Biasa

    Mukjizat Biasa

    Dulu saya mengira kejadian yang menimpa keluarga Zakharia-Elisabet adalah mukjizat dari Allah. Sekarang ya masih sih, tapi pengertiannya berbeda. Konon, Elisabet akhirnya hamil di usia tuanya. Ini mukjizat, tetapi bukan extraordinaria alias luar biasa sifatnya. Ini mukjizat sehari-hari seperti dilakukan Allah saat membiarkan oksigen masuk melalui hidung. Ini berbeda dari…

  • Agama Keledai

    Agama Keledai

    Saya bagikan cerita populer mengenai kejadian aneh yang dilakukan seekor keledai di hadapan Santo Antonius dari Padua. Ini berkenaan dengan hari raya yang diadakan Gereja Katolik hari ini, tapi pembagian cerita ini sama sekali tidak dimaksudkan untuk membuat pembaca jadi Katolik, ora babar blas, none of my business! Cerita ini…

  • Gak Kapok Sidang?

    Gak Kapok Sidang?

    Menjelang sidang putusan MK saya jadi baper karena ‘trauma’ dengan persidangan. Bukannya saya tak percaya pada institusi MK dan kredibilitas para hakimnya, melainkan namanya ‘trauma’ kok ya udah ‘trauma’ aja gak usah disangkutpautkan pada kepercayaan terhadap mereka di lembaga peradilan lainnya ya?πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Iya, ini problem saya, bukan problem para hakim…