Category: Daily Reflection

  • Rahmat Si Pengampun

    Rahmat Si Pengampun

    Turunkah harga diri orang ketika ia mengampuni kesalahan yang dilakukan orang lain secara membabi buta? Kelihatannya iya, seakan orang pengampun ini tergolong submisif, pesimis, tak punya standar, dan barangkali takut. Akan tetapi, di hadapan teks bacaan hari ini, penilaian itu tak relevan, juga pertanyaan Petrus mengenai berapa kali orang harus…

  • Mau Kiamat?

    Mau Kiamat?

    Entah mengapa wacana kiamat dengan berbagai rumusannya itu menarik orang sejak zaman Yesus sampai sekarang. Praduga saya sih belum berubah: kalau orang tak tahu apa yang mesti dilakukannya di dunia sini seturut kehendak Allah (saking stresnya karena ketidakterdugaan kuasa Allah, misalnya), alias jika orang tak mengerti bagaimana beriman di dunia sini,…

  • Restless Temptation

    Restless Temptation

    Salah satu buah nyepi para mahasiswa kakak semester saya hari-hari belakangan ini dirumuskan dengan frase begini: ketidakterdugaan kuasa Tuhan yang membuat kita ‘edan’. Saya duga ini karena film yang saya tayangkan bagi mereka [lha katanya nyepi kok malah nonton film]: Restless Heart, The Confessions of Augustine. Kalau Anda berminat menontonnya, sekurang-kurangnya…

  • Iman Pendosa

    Iman Pendosa

    Gerombolan yang saya hidupi ini biasa menyebut diri sebagai gerombolan pendosa, tetapi tingkah oknumnya seperti saya ini, kerap berbeda dari klaimnya. Akan tetapi, saya tak akan membocorkannya di sini, mosok ngaku dosa lewat blog, nanti jadi go-blog dong.😂 Nota bene, tampaknya sekarang sudah mulai populer pengertian di kalangan orang Katolik bahwa istilah yang lebih tepat…

  • Kangen Lagi

    Kangen Lagi

    Kalau Anda bertamu dan disuguhi minuman serta makanan yang sangat menyukakan hati Anda dan dipersilakan tuan rumah untuk menyantapnya, apakah yang Anda lakukan? Segera makan dan minum yang disajikan atau menunggu sampai hidangannya basi atau saling berpandang-pandangan saja dengan tuan rumahnya? Tentu saja, itu bergantung pada siapa tuan rumahnya dan…

  • Engkaulah Satu-satunya

    Engkaulah Satu-satunya

    Masih ingat kalimat terakhir klip video yang saya sisipkan di posting kemarin (Puasa Kampanye)? Kalau mau repot, silakan klik tautannya untuk melihat kembali. Kalau tidak mau repot, tanya saya saja, nanti saya jawab di sini, tapi bagi kebanyakan wanita, lebih baik jadi satu-satunya #loh. Memang sebetulnya harapan kebanyakan wanita itu…