Category: Daily Reflection
-

Don’t Run Away
Dengan segala hormat dan doa bagi para korban kecelakaan pesawat beberapa waktu lalu, saya mengingat kisah penumpang yang terjebak kemacetan sehingga tak bisa ikut terbang bersama penumpang lain. Saya tidak hendak menempatkannya dalam konteks takdir atau kehendak Tuhan untuk mencabut nyawa ratusan penumpang dan meloloskan dua penumpang lainnya (mengapa Tuhan…
-

Live Each Day
Bisa dimaklumi bahwa orang meyakini dua dunia karena keterbatasan indranya: dunia orang mati dan dunia orang hidup. Padahal, Allah adalah Allah orang hidup, bukan Allah orang mati. Njuk gimana dunia orang mati itu dong, mosok mereka tanpa Allah? Minggu lalu, om saya, yang dulu saya ceritakan mengikhlaskan topi yang tertinggal di taksi, dalam doa…
-

Celeng Kabeh
Teks bacaan hari ini menantang paham takdir mengenai keselamatan, yang saya singgung pada posting Kaya Masuk Surga beberapa hari lalu. Nuansa teks ini jelas: “Apa urusan Anda menanyakan hal itu?” Tiada gunanya orang tahu mengenai sedikit banyaknya orang yang diselamatkan selain untuk kepuasan kognitifnya. Anda tahu sendiri, kan, bagaimana orang…
-

Jembatan Gratis
Seorang teman biasanya mengundang umat untuk berdiri dan membungkukkan badan setelah mendengar teks bacaan hari ini mengenai perempuan yang selama delapan belas tahun bungkuk. Maksudnya tentu untuk mengajak umat mencicipi bagaimana rasanya bungkuk selama setengah menit saja. Sayangnya, hari ini ia tak mengajak kami melakukannya, karena perut kami tak mengizinkannya,…
-

Know your sixth sense
Indra keenam, saya kira, sudah selalu dikonotasikan orang sebagai kemampuan extra sensory perception (ESP) dalam parapsikologi [apa maneh jal]: mendengar suara halus di kejauhan, melihat aura, makhluk halus, dan sebagainya. Akibatnya, kebanyakan orang beragama bahkan tidak sadar bahwa mereka sebetulnya punya indra keenam. Apa itu indra keenam orang beragama? Iman!…
