Category: Daily Reflection

  • Reservasi Neraka

    Reservasi Neraka

    Beberapa waktu lalu saya bertugas sebagai driver untuk dua adik kelas saya yang sudah jadi rektor dan direktur anu. Kami pergi ke semacam mal untuk makan malam, hitung-hitung untuk memperbaiki malnutrisi kami. Setelah disambut dengan ucapan ‘selamat datang’ oleh mbak-mbak tukang karcis parkir yang hadir di setiap mal, saya membelokkan…

  • Srawung Digital

    Srawung Digital

    Pernahkah Anda tinggal di rumah berasa kos atau losmen atau hotel (rumah cuma buat makan-tidur)? Bagaimana rasanya ya? Pernahkah orang lain mlipir atau pindah ke seberang trotoar supaya tak berpapasan dengan Anda? Bagaimana ya rasanya, baik yang diplipiri maupun yang mlipir? Mereka yang tinggal di asrama punya risiko seperti itu,…

  • Lidah Penakut

    Lidah Penakut

    Ajarilah lidah Anda untuk mengatakan hanya apa yang ada di hati Anda. Kalau tidak, ia akan memproduksi aneka hoaks dan hoaks itu adalah kemunafikan, siapa pun capres yang Anda dukung. Iya, Mo, dah tau, tapi gimana caranya mengajari lidah supaya jadi corong hati semata? Apa mesti minta lidah duduk manis…

  • Fall in Love with Doctors

    Fall in Love with Doctors

    Pada dinding media sosial tetangga saya kemarin terpapar tulisan kurang lebih begini: Don’t fall in love with doctors! They know where to hurt exactly because they study the human anatomy to give extreme pain. Sayang anjuran itu datangnya terlambat, karena pada saat itu saya sudah mengantisipasi bahwa tulisan hari ini…

  • Religitainment

    Religitainment

    Kalau orang tidak punya pengalaman cinta yang utuh, agamanya hanyalah seperangkat hukum dan ketaatan kepada hukum itu membuat Allahnya jadi berhala. [Ini sudah saya katakan dalam posting Tampilanisme.] Tentu maksudnya bukan bahwa Allah itu mak cling berubah jadi batu berhala, melainkan bahwa orang beragama tadi memperlakukan Allahnya sebagai batu, yang…

  • Larung Agama ke Laut

    Larung Agama ke Laut

    Beberapa hari yang lalu ada teror terhadap tradisi sedekah laut di (m)Bantul. Saya tak tahu apakah ada alasan teror selain interpretasi eksklusif agama. Kalau dibandingkan dengan kasus yang serupa sih tampaknya memang hanya alasan itu yang membuat sekelompok orang, atas nama Allah, hendak menghentikan tradisi budaya pesisir pantai itu. Ini…