Category: Daily Reflection

  • Agama Sableng

    Agama Sableng

    Teks bacaan hari ini sungguh kontras dengan apa yang senyatanya terjadi pada panggung politik belakangan ini. Silakan simak dulu klip setengah menit ini (dan dengan demikian mungkin Anda menyumbang sekian rupiah untuk pengunggah atau pembuat klipnya; saya gak dapat bagian, hiksss): Teks hari ini mengisahkan bagaimana para murid yang kemarin…

  • Agama Bodoh

    Agama Bodoh

    Ketulusan itu terlalu mahal di negeri ini dan karena terlalu mahalnya, ketulusan KW (kalau menurut kaidah bahasa Indonesia mestinya KU sih, tapi mau bagaimana lagi, ikuti kaidah KW saja deh) lebih laris, dan karena yang lebih laris ketulusan KW, bertebaranlah aneka versi analisis, baik yang manis maupun yang amis (lah…

  • Awas Penyusup

    Awas Penyusup

    Anda pernah dengar ungkapan bahwa orang yang kurang percaya diri cenderung susah memercayai orang lain, tetapi mohon tidak membaliknya: orang yang susah memercayai orang lain adalah orang yang kurang percaya diri. Itu bergantung apakah orang atau halnya sendiri memang tepercaya. Ada satu istilah yang kemarin muncul dalam kelompok belajar saya:…

  • Kamu Tukang Bohong

    Kamu Tukang Bohong

    Di tengah simpati mendalam atas para korban bencana alam di beberapa wilayah NKRI ini, berita mengenai sepak terjang beberapa RS (bukan rumah sakit, tapi inisial nama orang) rasa-rasanya tidak meringankan keprihatinan, malah bikin tambah prihatin. Yang satu bilang dicekal, yang lain bilang dibikin babak belur. Apakah memang begitu? Saya tidak…

  • Ke Mana Nih Malaikat?

    Ke Mana Nih Malaikat?

    Ketika saya ceritakan pengalaman terhindar dari taksi berkecepatan tinggi ini, tetangga kamar saya mengomentari komentar saya sendiri. Komentar saya,”Sebetulnya malah bagus kalau waktu itu ketabrak dan mati saja ya, tak usah menanggung susahnya hidup ini. Kenapa malaikat itu repot-repot memperlambat lari saya sih ya?” Komentar tetangga kamar saya ini,”Lho justru…

  • Sakti Tenan

    Sakti Tenan

    Bencana bisa dipolitisir ketika sensibilitas terhadap penderitaan menipis. Sudah saya bahas di tulisan berjudul Allah di Kalijodo, yang menyajikan beberapa tanggapan dan asumsinya terhadap penderitaan, entah itu bencana alam ataupun bencana nonalam. Ini tetap relevan bagi umat beriman untuk berefleksi, apakah ia sedang beriman atau sedang mempertebal kebodohannya. Beberapa waktu…