Category: Daily Reflection

  • Asimilasi Apa

    Asimilasi Apa

    Ini curcol: dulu ketika masih jadi anak zaman now (ya zaman nownya dulu), pernah gemes kepada seorang ahli yang tidak mau menjawab pertanyaan saya, padahal pertanyaan itu penting sekali untuk saya maupun untuk dunia. Beberapa saat kemudian, saya menjadi malu sendiri karena pertanyaan penting itu rupanya bisa saya jawab cukup…

  • Ortu Instan

    Ortu Instan

    Saya baru sadar saat membaca teks bacaan hari ini ada gap antara awal dan akhir. Orang membawa anak-anak kepada Guru dari Nazareth supaya si Guru itu meletakkan tangannya atas mereka dan mendoakan mereka sebagaimana umum terjadi di Israel bahwa orang tua membawa anak-anak kepada tokoh-tokoh agama untuk diberkati dan didoakan.…

  • Berapa Koinmu?

    Berapa Koinmu?

    Sebelum ada kebebasan pers pasca 1998, orang mesti berhati-hati untuk mengatakan sesuatu. Maklum, konsekuensi politisnya bisa berujung jeruji atau bahkan nyawa. Akan tetapi, bahkan setelah ada undang-undang kebebasan pers, orang juga mesti berhati-hati mengatakan sesuatu karena pihak lain bisa melaporkan begini begitu dan konsekuensi politisnya juga bisa berujung jeruji, mungkin…

  • Pengampunan Limited Edition

    Pengampunan Limited Edition

    Sebagaimana cinta bersyarat lebih laku, begitu pula pengampunan bersyarat. Pengampunan total, seperti cinta tak bersyarat, sifatnya limited edition. Sifat limited itu bukan karena pengampunan totalnya sendiri terbatas adanya, melainkan karena orang lebih suka dengan pengampunan dan cinta bersyarat. Kenapa? Jelas: pengampunan dan cinta bersyarat itu membawa kepuasan akan superioritas diri.…

  • On Target

    On Target

    Mungkin masih banyak umat beragama meyakini bahwa dosa itu urusan manusia dengan Tuhan, tanpa mau peduli bahwa sebetulnya Tuhan “tak punya urusan” dengan dosa manusia. Maksud saya, Tuhan tidak dirugikan oleh dosa manusia. Yang dirugikan adalah manusia sendiri karena gagal mencapai target, gagal bahagia, gagal damai, gagal enjoy dalam hidupnya.…

  • Ti Voglio Bene

    Ti Voglio Bene

    Tak ada cinta yang lebih luhur daripada cinta yang menutup kemungkinan pembalasan. Cinta macam ini lebih menyentuh hati daripada cinta mainan yang dikonsumsi oleh kaum munafik. Dulu saya diajari untuk membalas cinta Tuhan yang begitu besar, atau membalas cinta orang tua, dan sejenisnya. Lama kelamaan saya sadar bahwa itu adalah…