Category: Daily Reflection

  • Siapa Menang?

    Siapa Menang?

    Dulu kami pernah punya beberapa pohon mangga yang setiap tahunnya berbuah lebat tetapi kami tak bisa makan satu pun buahnya karena… selalu keduluan ulat di dalam setiap buahnya itu. Sebetulnya bisa sih memakan bagian yang tidak dimakan ulat, kira-kira separuh dari buah itu, tetapi sepertinya tidak cucuk untuk melakukannya: direlakan…

  • Kejelekan Orang Baik

    Kejelekan Orang Baik

    Hari ini saya dengar testimoni seseorang yang jadi korban konspirasi jahat dalam dunia kerja: seorang senior, yang tak suka pada keberhasilan orang baru yang memperoleh prestasi cemerlang, mencari jalan sehingga orang baru ini bisa dikeluarkan dari institusi tempat kerjanya. Tak berhenti di situ, fitnah disampaikan kepada pasangan hidupnya sedemikian rupa…

  • Namanya Ja’im

    Namanya Ja’im

    Rumus orang autentik itu sederhana: hidup saja dalam ziarah menjawab pertanyaan who am I (to judge)? Tapi apa pentingnya sih hidup sebagai orang autentik? Saya juga tak tahu apakah itu penting atau tidak, tetapi yang jelas, orang yang autentik itu hidupnya damai di manapun dia berada dan bagaimanapun situasinya. Orang tak ja’im. …

  • Memeluk Hening

    Memeluk Hening

    Keheningan adalah musuh besar kebisingan, kebrisikan, keramaian, hiruk pikuk yang memenuhi hidup orang. Clubbing, musik keras dari radio, televisi, media player, chatting, game online, kerja rutin sehari-hari, dan sebagainya. Tak banyak orang berani memeluknya. Saya baru saja memeluknya selama enam dari delapan hari yang semestinya saya lakukan, tetapi pelukan itu sudah lebih…

  • Freezing Religions

    Freezing Religions

    Mengenai relasi iman dan mamon sudah dibahas dalam posting Iman Aman Amin. Orang yang hidupnya tak tenang dan susah merasa aman bisa jadi juga kurang beriman karena kurang bisa mengamini penyelenggaraan ilahi. Bersamaan dengan itu, kekhawatiran dan ketakutan bisa mendominasi sikap dasarnya. Sebaliknya, sikap dasar orang beriman adalah kemerdekaan batin…

  • Tipikors

    Tipikors

    Kata tetangga saya, mata adalah hati terluar sebagaimana kata-kata adalah suara hati yang bisa didengar dari seseorang. Artinya, kalau hatinya murni, matanya juga murni dan sebaliknya, kalau hatinya gak murni, matanya juga gak murni, mungkin semacam campuran gundu dengan agar-agar #eh. Ini bisa jadi pembenaran bagi Anda yang gemar membiarkan aurat Anda…