Category: Daily Reflection
-

Bhinneka Tunggal Ika
Hari Pentakosta yang dirayakan umat Kristiani itu konon terjadi pada tanggal…. berapa ya saya juga tak tahu. Belum lahir. Anehnya, saya tahu bahwa Pentakosta di Indonesia itu terjadi pada tanggal 20 Mei 1908. Kok isa? Karena itulah hari terbentuknya Boedi Oetomo. Ha njuk apa hubungannya Boedi Oetomo dan Pentakosta, wong Pentakosta itu peringatan Kristiani…
-

Naif Tiada Henti
Holiness is a drama of love between God and the human soul; a drama whose true protagonist is God him/herself [cieeee kesadaran gender]. Terjemahan gugel begini: Kekudusan adalah drama cinta antara Tuhan dan jiwa manusia; drama yang protagonisnya yang sejati adalah Tuhan sendiri. Itu bukan kata-kata saya, melainkan konon katanya…
-

HAM Teroris
Untuk dapat memetik buah blog ini, orang perlu meloloskan, ngedrop label-label (termasuk agama) yang dilekatkan pada dirinya sendiri maupun orang lain. Otherwise, hatinya tak tenang tapi pikirannya tak tercerahkan. Hari ini ada kisah yang bisa mengingatkan orang supaya tidak jadi manusia tribal. Tiga kali Yesus menanyai Petrus dengan sapaan ‘Simon, anak Yohanes’. Kenapa…
-

Manusia Tribal
Maaf, ini awal bulan Ramadan tetapi saya mulai dengan refleksi yang cenderung kognitif, padahal semestinya Ramadan jadi momen afektif dan volutif yang menyentuh passion. Bukan apa-apa, soalnya saya ditugasi mimpin misa komunitas, hitung-hitung sekalian menyiapkan khotbahnya biar gak mindhon gawéni. Deadline paper akhir makin dekat je, lebih baik tak usah ambil risiko [mosok…
-

Teroris Tetot
Salah satu tantangan besar umat beragama dalam sejarahnya ialah untuk kabur dari kenyataan, kabur dari dunia [yang sudah saya singgung fuga mundi pada posting terdahulu, juga dalam posting dengan pijakan teks lain Warga Dunia Baru]. Apa artinya kabur dari realitas? Termasuk di dalamnya: mau membangun dunia seturut imajinasinya sendiri, untuk memaksakan politik kemasyarakatan…
-

Oposisi Lemah
Ini hipotesis doang. Dulu lambannya kemajuan bangsa ini terjadi karena tak ada oposisi (saking kuatnya diktator itu), sekarang terjadi karena kelemahan oposisinya, yang tidak fokus pada apa yang semestinya jadi tugasnya. Lha emang tugasnya apa? Bukankah sewajarnya oposisi menjatuhkan penguasa sehingga sah-sah aja kalau mempromosikan #2019gantipresiden? Namanya juga oposisi. Maka, tak mengherankan…