Category: Daily Reflection
-

O Ya Bongkar!
Kalau Anda pelari jarak menengah, mungkin Anda butuh waktu lima menit untuk mengelilingi kompleks Bait Allah yang jadi setting tempat dalam cerita hari ini. Konon luas kompleks itu setara dengan 22 lapangan sepakbola reguler, katakanlah 2100 meter gitu ya. Ini penampakannya sekarang: Yang dimaksud dengan kompleks Bait Allah, yang dibangun selama 46 tahun ialah…
-

Telanjangi Tuhanmu
Dulu saya pernah berjumpa orang-orang muda (karena dulu saya muda) yang menyatakan dirinya ateis tetapi dari perbincangan sana-sini menjadi jelas bagi saya bahwa paham Allah yang ada di kepala mereka memang gak ada. Maksudnya, memang gak ada Allah seperti yang mereka gambarkan sendiri. Jadinya lucu: mereka tidak percaya kepada Allah yang memang gak ada! Bukankah…
-

Tobat Ganti Agama
Ini masih terkait dengan posting wis kewowogen kemarin, semoga Anda tidak kewowogen, lagipula ini kan hari pantang ya? Saya masih hendak melanjutkan soal sensitivitas kepada liyan tetapi dengan contoh yang berbeda, yaitu mengenai pertobatan. Lebih ngehitsnya sih mengenai kafir-kafiran dan murtad-murtadan yang berlaku untuk berbagai agama [halah apa ya ora malah kewowogen ya…
-

Wis Kewowogen
Kapan seseorang menerima pribadi lain sebagai anugerah? Kerap kali ketika ia mendapatkan keuntungan dari pribadi lain itu. Ini perhitungan ekonomis dan dalam dunia ekonomi kita kenal istilah the law of diminishing returns. Saya takkan mengambil alih tugas guru Ekonomi Anda, maka takkan saya jelaskan di sini apa yang dimaksud dengan the law…
-

Agama Semprul
Pada saat kemarin saya posting tulisan mengenai terlalu seriusnya kita beragama, ada berita dari negeri tetangga mengenai seorang uskup Gereja Katolik yang dilindungi para pemuda Islam dari ulah kaum radikal yang mengintimidasinya. Saya tak tahu kasusnya, tetapi kalau membaca pernyataannya di media negeri tetangga, ini adalah soal penentuan apakah hukum sipil…
-

Agama Ciyus
Salah satu dosen saya sempat berkomentar bahwa kita itu terlalu serius beragama. Saya mendapati kesan yang sama. Orang sedemikian serius beragama sampai-sampai agama itu malah jadi beban, padahal dulunya agama dimaksudkan justru untuk membebaskan orang dari aneka macam ikatan yang membatasi geraknya untuk mengalami kebahagiaan hidup sebagai anugerah Allah. Kok…
You must be logged in to post a comment.