Category: Daily Reflection

  • Bukan Sekadar Gosip

    Bukan Sekadar Gosip

    Sosok yang ditampilkan pada minggu kedua persiapan Natal ini adalah Yohanes Pemandi atau Pembaptis. Yang mungkin baik direfleksikan adalah perannya sebagai perintis kabar gembira. Orang tahu bagaimana ia mewartakan kabar gembira: dengan menyampaikan kebenaran, tanpa basa-basi, apalagi membolak-balik antara yang benar dan palsu. Memang begitulah kabar gembira, bukan bahwa soal…

  • Move On Lagi

    Move On Lagi

    Everyone has a past. Everyone has a secret. Everyone is a suspect. Begitulah teks yang ditampilkan pada film Murder on The Orient Express. Pesan yang saya tangkap ada pada mulut Hercule Poirot di akhir film karena pada awal film disajikan kesempurnaan dua telur yang semestinya seimbang, sejajar, seukuran. Di akhir…

  • Ya Ampun Donald

    Ya Ampun Donald

    Sejak kecil saya sudah akrab dengan tokoh Donald. Sosok lucu keponakan Gober yang kaya raya, tapi dia cuma ada dalam dunia kartun. Sewaktu remaja saya juga kenal sosok bernama Donald. Sosok lucu yang saya tak tahu siapa omnya, tapi memang dia menderita sakit sampai meninggalnya (RIP Donald, pray for me).…

  • Agama Porno

    Agama Porno

    Masih ingat tanaman monokotil dan dikotil? Masih ingat perbedaannya? Ya betul, yang satu pakai di, yang satunya mono, tapi justru itu pertanyaannya, mengapa yang satu pakai di dan yang lainnya pakai mono. Salah satu karakter yang saya ingat adalah bagian akarnya, yang dalam bahasa Latin disebut radix. Kebanyakan tumbuhan monokotil…

  • DIY God

    DIY God

    Saya tinggal di Daerah Istimewa Yogyakarta dan hari ini kami para mahasiswa ditraktir dosen untuk makan siang bersama. Kok ada ya dosen yang baik hati begitu? Minggu lalu dosen kami yang lain juga membuat pesta untuk kami para mahasiswanya. Gratis tis tis, bayar parkir pun tidak. Itulah istimewanya tempat tinggal…

  • Come out of the tunnel

    Come out of the tunnel

    Hari-hari ini adalah pertemuan terakhir perkuliahan dan ujian akhir semester resmi dimulai. Salah satu catatan akhir yang disampaikan dosen kami adalah pentingnya memelihara keutamaan akademik yang disebut epistemological humility. Sepertinya kok cocok dengan bacaan hari ini ya. Maklumlah, kadang kala dibutuhkan cocoklogi juga. Kerendahhatian (epistemologis) bukan tampilan orang yang mundhuk-mundhuk,…