Category: Daily Reflection

  • Seberapa Rasional

    Seberapa Rasional

    Ndelalahnya sewaktu teks hari ini disodorkan, pekerjaan rumah saya juga berkenaan dengan sosok manusia yang menjadi pusat perhatian. Teks hari ini kan cerita soal orang yang lumpuh tangan kanannya dan Yesus malah memintanya berdiri di tengah-tengah mereka. Tentu ini bukan soal dia mengambil titik tengah dari kerumunan orang yang sedang…

  • Dosa Tuhan

    Dosa Tuhan

    Kenapa teks hari ini menyarankan kalau orang lain berdosa kok kita mesti menegurnya dengan prosedur-prosedur tertentu (empat mata, enam-delapan mata, dan banyak mata)? Bukankah dosa itu urusan dengan Tuhan? Bukankah kategori dosa itu adanya cuma dalam kerangka ‘agama’ yang hendak membawa manusia dalam relasinya dengan Tuhan? Jadi, biar saja toh…

  • Lampu Hazard

    Lampu Hazard

    Hukum dibuat untuk manusia, demikian pula perlakuan terhadap hukum itu: untuk menindas manusia lain atau untuk membangun kemanusiaan. Kerangka sarana-tujuan ini barangkali tidak akrab dalam hati orang-orang munafik yang bertopengkan agama. Makanya, kalau dibuatkan rancangan hukum sebaik apapun, orang-orang begini ini, begitu nemu celah ya langsung santlap. Kalau tidak nemu…

  • Namanya Maria

    Namanya Maria

    Mungkin lebih gampang mempelajari jalur asal-usul atau genealogi Yesus daripada genealogi agama, gak pake pe’ er weekly response segala, haha… curcol maba 2017. Meskipun demikian, sepertinya gak nyambung juga ini genealogi yang disodorkan pada teks hari ini karena tokoh utama yang mau dijelaskan adalah Yesus, padahal ini dipakai untuk merayakan ulang tahun Maria. Lha…

  • Panggilan Berbasis Inkompetensi

    Panggilan Berbasis Inkompetensi

    Bukan karena kebaikanmu, bukan karena fasih lidahmu, bukan karena kekayaanmu, bukan karena kecakapanmu, bukan karena baik rupamu, bukan karena kelebihanmu… kau dipanggil, dipilih, dipakai… Itu penggalan lirik lagu Nikita yang menunjukkan satu sisi kehidupan umat beriman. Judulnya “Semua Karena Anugerah-Nya”. Tentu saja, semua memang karena anugerah-Nya, tetapi pernyataan itu mesti…

  • Apa Nazarmu?

    Apa Nazarmu?

    Kalau memang Tuhan menyembuhkan orang, Dia menyembuhkannya supaya orang itu dimampukan untuk melayani sesama. Begitu kira-kira salah satu pesan yang bisa saya petik dari cuplikan kisah hari ini, ibu mertua Petrus yang segera bangun dan melayani orang-orang yang mengunjunginya. Tak mengherankan bahwa orang sakit bisa membuat nazar yang mesti terarah…